
Ilustrasi PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo). (Antara/Jasindo)
JawaPos.com – PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dalam rangka mendukung tujuan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan. Komitmen ini ditunjukkan dengan akan digelarnya sosialisasi AUTP di seluruh wilayah kerja Jasindo si Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan melalui sosialisasi tersebut diharapkan lebih banyak petani yang memahami manfaat AUTP sehingga mereka dapat melindungi pertanian mereka dari berbagai risiko yang dapat mengganggu produktivitas dan hasil panen.
Ia melanjutkan, komitmen melindungi petani melalui AUTP sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.
“Ketika risiko di minimalisir, petani tak akan mengalami kerugian tat kala ada musibah gagal panen. Diharapkan pertumbuhan produksi beras akan tumbuh positif,” katanya.
Brellian juga berharap agar dapat berkolaborasi dengan mitra dan pemerintah setempat untuk menjangkau lebih banyak petani melalui edukasi. Inisiatif ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani terhadap kebutuhan perlindungan asuransi, khususnya dalam mempromosikan ketahanan pangan nasional.
Sebanyak 278.832 hektare lahan pertanian telah berhasil diamankan melalui inisiatif AUTP hingga akhir tahun 2024, yang memberikan manfaat bagi 464.957 petani di seluruh Indonesia. Komitmen Jasindo untuk membantu industri pertanian mengurangi risiko gagal panen akibat hama, penyakit, dan bencana alam ditunjukkan dengan pencapaian penting ini.
Baca Juga: Kapolri Teken MoU Perlindungan Perempuan dan Anak di Tanwir I Aisyiyah, Soroti Kesetaraan Gender
Berdasarkan realisasi tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2025 ini program AUTP diharapkan dapat memberikan perlindungan dengan luas cakupan sekitar 525.000 hektare lahan pertanian.
Sebelumnya, pada akhir tahun 2024, data dari presidenri.go.id, bahwa produksi beras nasional menunjukkan tren positif. Pertumbuhan produksi beras tersebut menjadi acuan swasembada pangan, sehingga menjadi dasar untuk menghentikan impor beras.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
