Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Januari 2025, 21.49 WIB

Prabowo Resmikan Proyek Ketenagalistrikan di 18 Provinsi Senilai Rp 72 Triliun

Presiden Prabowo Subianto dalam  acara peresmian proyek strategis kelistrikan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1). (Foto: Setpres). - Image

Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian proyek strategis kelistrikan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1). (Foto: Setpres).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 37 proyek ketenagalistrikan di 18 provinsi senilai Rp 72 triliun, pada Senin (20/1). Terdiri dari 26 proyek listrik yang menghasilkan energi capai 32 Giga Watt (GW) dan 11 proyek lanjutan pembangunan gardu-gardu dan jaringan.

"Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, pada pagi hari ini tanggal 20 Januari 2025, saya Presiden Republik Indonesia resmikan proyek strategis ketenagalistrikan di 18 provinsi," kata Prabowo di PLTA Jatigede Sumedang, Jawa Barat, yang dipantau secara daring, Senin (20/1).

Lebih lanjut, dia mengklaim bahwa peresmian yang dilakukannya ini menjadi proyek energi terbesar di dunia. Di mana, menurutnya Pemerintah RI secara sekaligus meresmikan proyek mencapai 32 GW.

"Mungkin perlu diverifikasi, mungkin ini peresmian proyek energi terbesar di dunia, mungkin yang kita resmikan 32 GW sekaligus," lanjutnya.

Selain itu, Prabowo menyebut bahwa keberhasilan dari peresmian ini didorong oleh kerja keras anak bangsa dari seluruh instansi. Termasuk juga Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

"Tentunya ini adalah hasil karya seluruh bangsa Indonesia dan hasil kerja keras putra-putra bangsa, dari semua instansi, semua institusi, semua lembaga. Juga peran daripada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden ke-7, Pak Joko Widodo. Saya kira 10 tahun beliau mimpin, saya kira ini juga bagian dari kerja keras beliau," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa dari total 26 proyek yang dikerjakan nilai investasinya mencapai Rp 72 triliun.

"Bapak Presiden kami melaporkan dari total 26 proyek tersebut nilai investasinya Rp 72 triliun," kata Bahlil.

Lebih lanjut, dia juga melaporkan bahwa peresmian 26 pembangkit listrik sebesar 32 gigawatt itu tersebar di 18 provinsi. Ia menyebut, dari total 32 gigawatt tersebut 89 persennya adalah energi bersih gabungan antara gas dan energi baru terbarukan.

Ia mengklaim, peresmian ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk melakukan transisi energi dari energi fosil PLTU kepada energi baru terbarukan.

"Kenapa ini kita lakukan secara terus menerus? karena ini dalam rangka menterjemahkan apa yang menjadi komitmen Bapak Presiden baik dari dalam negeri untuk Indonesia melakukan transisi energi dari energi fosil PLTU kepada energi baru terbarukan dan ini adalah salah satu terbesar di dunia yang kita resmikan bersama-sama," ungkap Bahlil.

"Selain kita meresmikan 32 gigawatt, kita meresmikan juga 11 proyek jaringan transmisi gardu induk dengan total panjang transmisi 739,7 kilometer sirkit dan 1740 MFA gardu induk," pungkasnya.



Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore