Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap memberikan keterangan dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis (18/12/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Mawar putih simbol terima kasih atas pengabdian diberikan oleh pegawai mengiringi kepergian Sri Mulyani Indrawati, Selasa (9/9), meninggalkan Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat momentum serah terima jabatan dengan Purbaya Yudhi Sadewa. Bendahara negara yang telah mengabdi di tiga rezim tersebut (Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Prabowo Subianto) akhirnya menyudahi jabatannya, yang diumumkan oleh Prabowo, Senin (8/9).
Sementara itu, kehadiran Purbaya Yudhi Sadewa dengan gaya nyentriknya dalam sekejap menyedot perhatian publik, hingga mendapat julukan 'Menteri Koboi'. Pro-kontra muncul atas sosok pengganti Sri Mulyani ini. Pasar merespons jeblok di awal pergantian menteri, meski berangsur pulih. Tak hanya sang juru kemudi LPS (posisi Purbaya sebelumnya), gimmick dan tingkah polah putranya, Yudo Sadewa yang menyebut 'Sri Mulyani agen CIA' pun menjadi bahan omongan publik, mewarnai kemunculan sang ayah sebagai Menkeu barunya Prabowo.
Gebrakan demi gebrakan, baik sekadar narasi maupun kebijakan, diluncurkan oleh Purbaya. Dari guyuran likuditas Rp 200 triliun hingga ancaman pembekuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Alhasil, nama Purbaya menjadi salah satu keyword yang paling banyak dicari di mesin pencarian Google. Berikut JawaPos.com rangkum dinamika pergantian Menkeu dari Sri Mulyani ke Purbaya dalam Kaleidoskop 2025.
Rumor Mundur sejak Agustus
Kabar mundurnya Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan sudah berembus sejak akhir Agustus 2025, hampir bersamaan dengan tragedi penjarahan rumahnya di Bintaro. Sebagaimana diketahui, akhir Agustus menjadi hari-hari 'chaos' bagi sebagian masyarakat di ibu kota dan kota-kota besar lain dengan banyaknya aksi demo. Rumah sejumlah anggota DPR yang dinilai nirempati menjadi sasaran amuk massa.
Beberapa hari sebelum rumah Sri Mulyani dijarah, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjadi korban DeepFake, dengan narasi 'Guru Beban Negara'. Rumor mundurnya Sri Mulyani tak terkonfirmasi dari sumber manapun. Wakil Sri Mulyani kala itu, Suahasil Nazara dan Thomas Djiwandono memilih bungkam. Sementara Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto baru buka suara pada Senin (1/9), "(Bu Ani) Masih ikut rapat".
Lalu pada hari yang sama, dalam unggahan Instagram pribadinya @smindrawati, Sri Mulyani bercerita bahwa rapat tersebut dilangsungkan sebelas jam setelah kediaman pribadinya dijarah dan dirusak. "Rapat membahas situasi sosial, politik, keamanan dan aksi demo dua hari terakhir dan langkah-langkah penting dan koordinatif untuk mengembalikan keamanan dan ketertiban serta untuk mengembalikan stabilitas nasional," kata Sri Mulyani.
Unggahan Sri Mulyani tersebut sesaat menjawab rasa penasaran publik, meski isu reshuffle terus bergulir.
Reshuffle 8 September, Pasar Merespons Merah
Sepekan berselang sejak kemunculan Sri Mulyani, rumor pergantian Menteri Keuangan terjawab dengan kabar perombakan kabinet, Senin (8/9). Lima menteri yang dicoret dari kabinet yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.
Di Istana Negara, Presiden membacakan keputusan, " Mengangkat sebagai Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan". Pasar langsung merespons merah pengumuman dari Istana Negara.
Hingga penutupan perdagangan bursa Senin (8/9) pukul 16.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 100,50 poin atau 1,28 persen ke posisi 7.766,85. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 463 saham drop. Sedangkan 252 saham naik dan 241 saham stagnan.
Pengamat Ragu, Yudo Sadewa Minta Maaf
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022