
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat angka penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp 300,3 triliun hingga Desember 2025.
Angka tersebut baru mencapai 99,6 persen dari target APBN 2025, atau hanya tumbuh 0,02 persen dibandingkan dengan realisasi tahun 2024.
"Penerimaan kepabeanan dan cukai Rp 300,3 triliun ini kira-kira 99,6 persen APBN, kira-kira sama dengan tahun 2024. Jadi tumbuh 0,02 persen," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, dikutip Jumat (9/1).
Lebih rinci, Suahasil membeberkan bahwa penerimaan kepabeanan dan cukai terdiri atas cukai sebesar Rp 221,7 triliun, atau turun sebesar 2,1 persen.
Ia menyebut, penerimaan cukai hanya mencapai 90,8 persen dari target APBN dan terkoreksi karena turunnya produksi hasil tembakau sebesar 3 persen.
Kemudian, ia memastikan penerimaan negara 2025 ini tumbuh sebesar 0,02 persen didorong oleh penerimaan bea keluar yang mencapai Rp 28,4 triliun, atau tumbuh 36,1 persen.
"Bea keluar naik 36,1 persen didorong kenaikan harga CPO dan volume ekspor sawit serta relaksasi kebijakan ekspor konsentrat tembaga," beber Suahasil.
Sedangkan bea masuk tercatat turun 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan tercatat hanya mencapai Rp 50,2 triliun.
Ia menyebut bea masuk terkontraksi dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan impor dan meningkatnya utilitas FTA.
"Ini adalah dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan impor dan meningkatnya utilisasi dari free trade agreement kita," ujarnya.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari - November 2025 mencapai USD 256,56 miliar.
Angka tersebut tercatat naik sebesar 5,61 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa (BPS) Pudji Ismartini merinci nilai ekspor migas tercatat senilai USD11,81 miliar atau turun 17,64 persen.
Sedangkan nilai ekspor non-migas tercatat naik sebesar 7,07 persen dengan nilai USD 244,75 miliar.
Jika dilihat menurut sektor, peningkatan nilai ekspor non-migas secara kumulatif terjadi di sektor industri pengolahan dan sektor pertanian.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
