
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri peringatan satu tahun Bullion Indonesia dan peluncuran Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap bersama PT Pegadaian. (Istimewa)
JawaPos.com-Memperingati tonggak sejarah baru ekonomi nasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyelenggarakan peringatan satu tahun kegiatan unit usaha Bullion Indonesia sekaligus Launching Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap.
Acara yang mengusung tema "Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase" ini menjadi momentum penguatan ekosistem emas sebagai instrumen keuangan likuid di Indonesia.
Sebagai pemangku kepentingan utama, PT Pegadaian hadir sebagai motor penggerak transformasi komoditas emas menjadi aset finansial yang dinamis. Dalam setahun terakhir, Pegadaian telah berhasil mengupayakan integrasi layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Bullion Bank (Layanan Bank Emas) yang lebih aman, modern, dan terintegrasi secara nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi khusus kepada PT Pegadaian dan pelaku usaha bullion lainnya atas keberhasilan menghidupkan ekosistem investasi emas yang terintegrasi. Menurutnya, langkah strategis yang diambil Pegadaian telah memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi nasional.
"Langkah Pegadaian dalam satu tahun terakhir telah menunjukkan dampak positif terhadap penguatan struktur ekonomi kita. Dengan infrastruktur yang matang dan strategi yang akurat, Pegadaian mampu menjadikan emas sebagai pilar kekuatan finansial masyarakat," ujar Airlangga Hartarto dalam sambutannya.
Sementara itu, Direktur PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menegaskan bahwa pencapaian satu tahun ini merupakan fondasi untuk ekspansi yang lebih besar. “Pegadaian berkomitmen untuk terus menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional. Saat ini Pegadaian memiliki produk Layanan Bank Emas terlengkap, untuk itu kami akan terus berupaya melakukan penyempurnaan bahkan pengembangan yang harapannya dapat berdampak baik bagi masyarakat,” ungkap Damar.
Dalam acara tersebut, Menko Perekonomian juga menyerahkan roadmap Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, guna menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi negara.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, PT Pegadaian optimis bahwa usaha bullion di Indonesia akan segera naik ke level berikutnya. Integrasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor keuangan nasional, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mendukung ekonomi kreatif dan inklusi keuangan yang lebih luas.
Baca Juga: Akselerasi Transformasi Layanan, PT Pegadaian Kampanyekan Komitmen “Melayani Sepenuh Hati”
Melalui sinergi antar stakeholder, ekosistem bullion ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam pengelolaan aset strategis bangsa, memastikan Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar emas global. (*)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
