Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Maret 2026, 23.47 WIB

Motis 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Motor Diangkut Kereta Demi Kurangi Kecelakaan Mudik

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA) Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Arif Anwar saat melepas keberangkatan program motor gratis di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/3). (Dok. Kemenhub) - Image

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA) Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Arif Anwar saat melepas keberangkatan program motor gratis di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/3). (Dok. Kemenhub)

JawaPos.com – Pemerintah mulai memberangkatkan pemudik program Motor Gratis (Motis) pada musim Lebaran tahun ini. Program yang digagas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut ditujukan untuk mengurangi jumlah sepeda motor yang digunakan masyarakat saat perjalanan mudik jarak jauh.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA) Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, mengatakan program ini diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada pemudik sepeda motor.

Menurutnya, pemerintah menyediakan kuota 11.900 unit sepeda motor untuk diangkut menggunakan kereta api pada program Motis tahun ini. “Setidaknya dengan 11.900 kuota yang kita sediakan berkurang sejumlah 11.900 motor,” ujar Arif dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/3).

Ia juga menambahkan, jika satu sepeda motor rata-rata digunakan oleh dua orang pemudik, maka program ini setidaknya dapat mengurangi sekitar 24 ribu orang yang melakukan perjalanan mudik menggunakan motor di jalan raya.

“Artinya kalau dikalikan satu motor dua orang ya, dalam satu keluarga kan berarti sudah 24.000 orang yang tidak menggunakan motor di jalannya. Ini mudah-mudahan dengan hal itu bisa mengurangi angka kecelakaan khususnya untuk sepeda motor,” tambahnya.

Pada pemberangkatan pertama yang dilakukan hari ini, Jumat (13/3) tercatat 254 sepeda motor diberangkatkan melalui jalur tengah dengan tujuan akhir Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Arif mengungkapkan, hingga saat ini jumlah pendaftar program Motis bahkan telah melampaui kuota yang disediakan. Dari total kuota 11.900 motor, sebanyak 12.941 unit motor telah mendaftar.

“Jadi kalau kita persentasekan sudah 108,75 persen motor yang sudah mendaftar. Melebihi kuota karena ini akan dinamis,” ungkapnya.

Menurut dia, jumlah pendaftar bisa melebihi kuota karena sistem pemberangkatan bersifat fleksibel. Misalnya, ada motor yang hanya diturunkan di kota tertentu seperti Cirebon sehingga kuota pada perjalanan selanjutnya dapat diisi kembali oleh peserta lain hingga tujuan akhir.

Ia pun menyebut bahwa pendaftaran program Motis masih dibuka hingga 29 Maret, sementara jadwal pemberangkatan terakhir untuk arus balik akan berlangsung pada 30 Maret. “Jadi masyarakat masih bisa mendaftar hingga tanggal 29 Maret ini. Walaupun melebihi kuota karena nanti kan ada verifikasi juga. Siapa tahu nanti ada yang membatalkan tiket dan sebagainya, bisa langsung mendaftar lagi,” tukasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore