Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Maret 2026, 06.01 WIB

4 Kebiasaan Buruk yang Diam-Diam Menghambat Kematangan Emosional dan Membuat Seseorang Sulit Mengendalikan Perasaan

4 Kebiasaan Buruk yang Diam-Diam Menghambat Kematangan Emosional dan Membuat Seseorang Sulit Mengendalikan Perasaan (UNSPLASH) - Image

4 Kebiasaan Buruk yang Diam-Diam Menghambat Kematangan Emosional dan Membuat Seseorang Sulit Mengendalikan Perasaan (UNSPLASH)

JawaPos.com - Kematangan emosional bukan hanya tentang seberapa tenang seseorang terlihat dari luar. Lebih dari itu, kematangan emosional berkaitan erat dengan bagaimana seseorang memahami, menerima, dan mengelola emosi yang muncul dalam dirinya.

Orang yang matang secara emosional biasanya memiliki hubungan yang sehat dengan perasaan mereka—baik itu kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, maupun ketakutan.

Namun dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tanpa sadar memiliki kebiasaan mental yang justru merusak keseimbangan emosional mereka sendiri.

 Kebiasaan tersebut terlihat sepele, tetapi jika terus dibiarkan, dapat memicu rasa tidak aman, rendah diri, hubungan yang tidak sehat, hingga stres berkepanjangan.

Dilansir dari YourTango, melalui tulisan yang dibuat oleh Nick Wignall pada 26 Januari 2024, terdapat beberapa kebiasaan buruk yang sering menjadi penghambat utama dalam mencapai kematangan emosional.

Berikut empat kebiasaan yang sebaiknya dihindari jika ingin memiliki kesehatan emosional yang lebih baik.

1. Mengkritik diri sendiri ketika sedang merasa buruk

Banyak orang yang sebenarnya penuh empati terhadap orang lain, tetapi sangat keras terhadap diri mereka sendiri.

Ketika seorang teman merasa sedih, kebanyakan orang akan merespons dengan pengertian dan belas kasih.

 Namun ketika mereka sendiri mengalami suasana hati yang buruk, responsnya justru berubah menjadi kritik dan penilaian keras terhadap diri sendiri.

Perasaan sedih atau tertekan sebenarnya sudah cukup berat. Namun ketika seseorang menambahkannya dengan menyalahkan diri sendiri karena merasa sedih, beban emosional tersebut menjadi berlipat ganda.

 Inilah yang sering membuat seseorang terjebak dalam siklus emosi negatif yang berkepanjangan.

Kunci untuk keluar dari pola ini adalah belajar memberikan sedikit belas kasih kepada diri sendiri. Alih-alih langsung menghakimi, cobalah memahami bahwa suasana hati yang buruk adalah bagian normal dari kehidupan manusia.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore