
Warga membeli kebutuhan sehari-hari pada gerai sembako dan klinik kesehatan Koperasi merah Putih. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos.com-Rencana pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih dinilai perlu belajar dari pengalaman koperasi di masa lalu agar tidak mengulang kegagalan yang sama.
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, mencontohkan bahwa kegagalan Koperasi Unit Desa (KUD) pada masa lalu dapat menjadi pelajaran penting dalam merancang koperasi baru yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, salah satu penyebab utama kegagalan KUD adalah adanya penyeragaman program di seluruh wilayah Indonesia, tanpa mempertimbangkan kondisi serta potensi ekonomi yang berbeda di tiap desa.
Selain itu, KUD juga dinilai terlalu bergantung pada fasilitas pemerintah sehingga tidak berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri.
“Enggak cuma itu, KUD juga cuma ngurusin kegiatan ekonomi usaha tani di sektor hulu yang nilai tambahnya tidak optimal alias relatif kecil. Enggak ada upaya strategi untuk hilirisasi produk pertanian daerah setempat yang dikelola koperasi,” ujarnya kepada JawaPos.com, Minggu (15/3).
Ia menambahkan, lemahnya kaderisasi juga menjadi faktor lain yang menyebabkan banyak koperasi tidak mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Faktor kegagalan lainnya adalah kurangnya kaderisasi dan membuat pelaksanaan KUD bergantung pada figur tertentu. Pembentukan pengurusnya pun tidak berbasis pada kebutuhan dan inisiatif masyarakat, membuat legitimasi dan komitmen anggota menjadi lemah,” jelasnya.
Karena itu, Eliza berharap pengembangan Kopdes Merah Putih tidak hanya berfokus pada penyediaan kebutuhan pokok serta layanan keuangan, tetapi juga mampu mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
