
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Keputusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Agrinas Pangan Nusantara untuk lebih dulu melakukan pengadaan mobil pikap sebelum Koperasi Merah Putih beroperasi sempat menimbulkan tanda tanya. Namun, di balik langkah tersebut, tersimpan alasan teknis dan strategis yang tidak sederhana.
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menjelaskan bahwa proses pengadaan kendaraan tidak bisa disamakan dengan pembelian komoditas harian seperti beras atau cabai di pasar.
“Karena begini, pengadaan mobil itu tidak seperti kita beli beras di pasar atau beli lombok di pasar. Prosesnya panjang, menyangkut kemampuan produksi hingga kesiapan industri,” ujar Joao Angelo kepada JawaPos.com saat ditemui di Kantornya, Senin (16/3).
Menurut dia, kebutuhan kendaraan yang sangat besar menjadi tantangan utama. Saat ini, Agrinas telah membangun lebih dari 32.600 unit Koperasi Merah Putih, ditambah 2.668 unit lainnya yang sudah selesai dan siap beroperasi.
Joao Angelo menyebut, kapasitas produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan itu secara cepat. Karena itu, Agrinas juga membuka opsi impor dan menjalin kerja sama dengan produsen global, seperti Mahindra dan Tata Motors dari India.
Bahkan, Joao mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan uang muka (DP) kepada produsen agar mereka bisa memprioritaskan produksi sesuai kebutuhan Agrinas Pangan.
“Kenapa kita harus kasih DP? Karena supaya mereka menghentikan produksi linenya yang lain hanya fokus memproduksi kebutuhan kita. Ini tidak mudah,” jelasnya.
Bentuk desain eksterior dari pikap Mahindra parbrikan buatan India yang akan digunakan oleh Koperasi Merah Putih terparkir di Gedung Agrinas, Jakarta, Kamis (12/03). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
