Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 April 2026 | 21.13 WIB

KB Bank Berbalik Untung, Raih Laba Rp66,59 Miliar Usai Rugi Jumbo

ILUSTRASI. Gedung KB Bank. (istimewa) - Image

ILUSTRASI. Gedung KB Bank. (istimewa)

JawaPos.com – Kinerja PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) akhirnya berbalik arah. Setelah mencatat rugi besar pada 2024, bank berkode saham BBKP ini akhirnya membukukan laba bersih Rp66,59 miliar sepanjang 2025.

Capaian tersebut menjadi titik balik penting bagi KB Bank yang sebelumnya mengalami rugi hingga Rp6,33 triliun. Perbaikan kinerja ini tak lepas dari penguatan fundamental bisnis, terutama dari sisi pendapatan bunga dan kualitas aset.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, menegaskan bahwa laba yang diraih merupakan hasil dari transformasi yang dijalankan secara konsisten. Utamanya tak hanya fokus dalam pertumbuhan, tetapi kualitas dan berkelanjutan.

“Pencapaian laba bersih di tahun 2025 merupakan hasil dari disiplin eksekusi strategi transformasi yang kami jalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan tersebut berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Kunardy dalam keterangannya, Jumat (3/4).

Oleh karena itu, kata dia, KB Bank akan terus melanjutkan langkah-langkah perbaikan secara prudent, termasuk memperkuat kualitas aset, mendorong pengembangan bisnis berbasis digital, serta mengoptimalkan sinergi dengan KB Financial Group.

"Ke depan, perseroan masih melihat ruang perbaikan, khususnya dalam peningkatan kualitas kredit dan penguatan bisnis. KB Bank juga akan mendorong pengembangan digital serta memperkuat sinergi dengan KB Financial Group," jelasnya.

Lebih rinci ia membeberkan sepanjang 2025, KB Bank mencatat pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) sebesar Rp1,19 triliun, naik 3,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,15 triliun. Sementara itu, margin bunga bersih (NIM) ikut membaik ke level 1,43 persen.

Tak hanya itu, kualitas kredit juga menunjukkan tren positif. Rasio kredit bermasalah yang masuk kategori loan at risk turun menjadi 20,31 persen, dari sebelumnya 22,76 persen. Penurunan ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi penyehatan aset mulai membuahkan hasil.

Dari sisi likuiditas, KB Bank semakin solid, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) membaik ke 91,07 persen, dari sebelumnya 103,26 persen. Perbaikan ini ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), terutama pada giro dan tabungan yang memperkuat struktur pendanaan berbiaya rendah.

Bank ini juga mencatat rasio likuiditas yang jauh di atas ketentuan regulator, dengan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 220,01 persen dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) 101,82 persen. Sementara itu, rasio kecukupan modal (CAR) berada di level 16,25 persen yang memberikan ruang ekspansi yang cukup lebar.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore