Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 April 2026 | 18.11 WIB

Sinergi Kemenkop–MUI Diperkuat, LPDB Siap Dorong Pembiayaan Koperasi Umat

Menkop Ferry Juliantono bersama Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis menandatangai MOU penguatan ekosistem koperasi, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengembangan koperasi syariah di seluruh Indonesia. (Istimewa). - Image

Menkop Ferry Juliantono bersama Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis menandatangai MOU penguatan ekosistem koperasi, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengembangan koperasi syariah di seluruh Indonesia. (Istimewa).

JawaPos.com — Kementerian Koperasi resmi menjalin kemitraan strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Langkah ini menjadi upaya konkret dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat berbasis koperasi.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional. Fokus utamanya mencakup dukungan terhadap program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengembangan koperasi syariah di berbagai daerah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada aspek seremonial, melainkan harus berlanjut pada aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kerja sama ini harus menjadi langkah nyata. Kita ingin koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menjadi pusat distribusi, pusat produksi, sekaligus instrumen pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Ferry.

Ia memaparkan, saat ini lebih dari 83 ribu koperasi desa telah berbadan hukum, dengan puluhan ribu di antaranya sudah memasuki tahap pembangunan fisik. Ke depan, koperasi akan didorong menjalankan tiga fungsi utama, yakni sebagai distributor kebutuhan pokok, off-taker produk masyarakat, serta penyalur program pemerintah.

Ferry juga menekankan pentingnya peran MUI yang menaungi 87 organisasi kemasyarakatan Islam sebagai kekuatan strategis dalam memperluas produksi dan distribusi produk halal berbasis koperasi.

“Kami akan prioritaskan produk-produk dari UMKM dan ormas Islam untuk masuk ke gerai-gerai koperasi desa. LPDB juga akan hadir untuk mengkurasi, menginkubasi, dan membiayai agar produk tersebut mampu bersaing,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menyambut positif kerja sama ini sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi umat. Ia menilai, besarnya potensi umat Islam di Indonesia perlu diiringi dengan peningkatan peran dalam sektor ekonomi melalui koperasi dan sistem syariah.

“Kita ingin dari sekadar saling memahami (tafahum), meningkat menjadi saling tolong-menolong (ta’awun), hingga saling melindungi (takaful). Ini adalah langkah penting untuk membangun kedaulatan ekonomi umat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menegaskan kesiapan lembaganya dalam mendukung implementasi kerja sama melalui skema pembiayaan yang tepat sasaran.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore