Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 April 2026 | 00.06 WIB

BEI Tegaskan Terus Jalin Komunikasi Dengan MSCI

Karyawan berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik ​memastikan terus menjalin komunikasi dengan para global index provider (penyedia indeks global) termasuk MSCI.

Selain itu, ia memastikan BEI akan terus menjalin komunikasi dengan para investor global, sebagai upaya untuk memperoleh masukan demi penguatan pasar modal Indonesia.

"Kami akan terus berkomunikasi dengan index provider. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan investor global untuk memperoleh masukan untuk penguatan pasar modal ke depan," ujar Jeffrey kepada awak media di Jakarta, Selasa.

Dalam kesempatan ini, Jeffrey mengapresiasi pernyataan MSCI yang telah menerima empat proposal agenda reformasi pasar modal Indonesia.

"Kami mengapresiasi bahwa empat proposal yang telah kami deliver di-acknowledge oleh MSCI," ujar Jeffrey.

Ia memastikan BEI rutin menggelar pertemuan dengan MSCI, dengan pertemuan terakhir pada 16 April 2026.

"Kami telah bertemu dengan MSCI tanggal 16 April (2026)," ujar Jeffrey.

Dalam pengumumannya pada Senin (20/4/2026), MSCI telah mengakui upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam melakukan agenda reformasi transparansi pasar modal di Indonesia.

Namun demikian, MSCI masih menilai cakupan, konsistensi, dan efektivitas sumber data, serta langkah-langkah baru dalam konteks penentuan free float dan penilaian investability yang lebih luas.

MSCI mengatakan masih akan mempertahankan langkah-langkah yang telah diumumkan sebelumnya, yang saat ini berlaku untuk pasar Indonesia, di antaranya pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), dan pembekuan perpindahan naik antarindeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore