
Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berkolaborasi dengan Lembaga Inkubator Institut Bisnis Asia Malang menyelenggarakan kegiatan Demo Day Penjurian Mekaarpreneur 2026 dengan tujuan menaikan kelas nasabah binaan terbaik PNM. (Istimewa)
JawaPos.com - Peningkatan kapasitas usaha menjadi faktor krusial bagi pengusaha ultra mikro dalam menghadapi persaingan bisnis di sektor akar rumput, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pasar.
Penguatan literasi keuangan, kemampuan manajerial, serta adaptasi digital menjadi kebutuhan utama agar usaha dapat tumbuh berkelanjutan dan memiliki daya saing yang menjual.
Menjawab kebutuhan tersebut, sebuah lembaga keuangan plat merah yang fokus memberdayakan masyarakat prasejahtera yakni Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berkolaborasi dengan Lembaga Inkubator Institut Bisnis Asia Malang menyelenggarakan kegiatan Demo Day Penjurian Mekaarpreneur 2026 dengan tujuan menaikan kelas nasabah binaan terbaik PNM.
Mekaarpreneur merupakan program inkubasi bisnis selama 3 bulan dari PNM yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha nasabah ultra mikro melalui pendampingan, pelatihan, dan penguatan pemanfaatan teknologi digital. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan nasabah.
Program ini sebelumnya juga telah dilaksanakan di berbagai wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Melalui pendekatan ini, PNM mendorong nasabah untuk mengembangkan potensi usaha secara lebih terarah, meningkatkan kemampuan pengelolaan bisnis, serta memanfaatkan platform digital guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Kegiatan Demo Day yang menjadi puncak program ini merupakan hasil dari rangkaian inkubasi yang telah berlangsung sejak Januari 2026. Sebelumnya, PNM melakukan seleksi terhadap 60 nasabah Mekaar terpilih dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, dan Sukabumi, hingga akhirnya tersaring menjadi 16 peserta terbaik yang berkompetisi di tahap akhir.
Amaliyah Sholihah, pemenang Juara 1 Mekaarprenuer mengungkapkan kebahagiaan serta rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan terhadapnya.
“Ya Allah mimpi apa saya Cuma ibu-ibu dasteran dari Serang yang ngolah sampah bisa menang juara 1, ini sangat bermakna buat saya.” Ujar Amaliyah
Direktur Bisnis PNM, Kindaris mengungkapkan PNM tidak hanya memberikan akses permodalan.
"Tetapi juga memastikan nasabah memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital serta dengan adanya kegiatan ini mampu mengembangkan pemasaran usaha nasabah dapat bersaing dan siap ekspor,” ujar Kindaris.
Tak hanya Amaliyah, 8 ibu-ibu tangguh lainnya juga mendapat gelar juara yakni Yuliana Rosita, Sri Haryanti, dan Dahlia N. Simanungkal berhasil meraih Juara 1, 2, dan 3 dari nasabah Jakarta & Bekasi. Sementara itu, di wilayah Bogor, Depok & Sukabumi, Manih, Dian Kartika, dan Rantiyem menjadi pemenangnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
