
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui akan melakukan ibadah haji tahun ini. Berdasarkan rencana, keberangkatannya ke tanah suci dijadwalkan pada Kamis (21/5) mendatang.
Namun Purbaya mengakui, jadwal keberangkatannya itu belum pasti. Namun, pada malam hari nanti, Bendahara Negara ini direncanakan akan mengikuti manasik haji untuk persiapan keberangkatan.
"Nanti malam mau latihan, katanya nanti malem mau di tentir gimana cara melakukan haji yang baik," kata Purbaya dalam Media Briefing di Jakarta, Rabu (6/5).
Saat ditanya soal doa apa yang akan dipanjatkannya saat melakukan ibadah haji, dia mengaku percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi salah satunya.
"Doanya pertumbuhan ekonomi makin cepet. Kalau saya bilang, kita udah keluar dari kutukan 5 persen kan, 5,61 persen. Kita harapkan ke depan makin cepat, kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada. Tapi teman-teman juga bantu doain dong, jangan dijelek-jelekin terus," ujar Purbaya.
Di sisi lain, ia menilai bahwa kinerja fiskal pemerintah kerap disalahartikan. Meski defisit anggaran disebut terkendali, sebagian pihak justru menilai kondisi tersebut sebagai faktor yang melemahkan nilai tukar rupiah.
Padahal, jika dibandingkan dengan negara lain di Asia maupun dunia, pengelolaan fiskal Indonesia disebut berada pada level yang sangat baik. Bahkan, capaian terbaru dinilai sebagai sebuah “keajaiban” karena pemerintah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat tanpa tambahan anggaran.
"Apalagi kemarin kita bisa berhasil (capai perekonomian 5,6 persen). Kalau saya bilang sih keajaiban ya. Dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," tuturnya.
Dengan skema yang ada, kata Purbaya, pemerintah hanya melakukan optimalisasi alokasi dana, termasuk melalui pergeseran likuiditas dari Bank Indonesia (BI) ke sektor perbankan, serta didukung berbagai program lainnya. Namun, hasilnya kata dia justru pertumbuhan ekonomi dinilai tumbuh lebih cepat tanpa mengeluarkan modal.
"Dengan hanya mindahin uang dari BI ke perbankan kan, antara itu ya, disamping program-program yang lain tentunya. Artinya saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022