
Siswa SMA Negeri 10 Surabaya sedang menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS), Riandy Laksono menyarankan langkah penyesuaian frekuensi pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai solusi untuk menjaga stabilitas anggaran. Langkah ini dinilai lebih aman daripada mengubah total struktur program yang sudah berjalan.
"Agar anggaran tetap sehat dan risiko rating kredit (Indonesia) terjaga, pemerintah bisa mengambil jalan tengah dengan mengatur frekuensi, misalnya dari 6 hari menjadi 3 atau 4 hari seminggu. Langkah ini jauh lebih aman daripada mengubah total struktur program yang sudah berjalan, sehingga manfaat ekonomi bagi pekerja dapur dan penyedia bahan pangan tetap terjaga," jelas Riandy dalam keterangan tertulis, Jumat (8/5).
Selain efisiensi anggaran, Riandy juga menekankan pentingnya menjaga kualitas nutrisi sebagai investasi Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang.
Ia mendorong pemerintah untuk memperkuat mekanisme pengawasan di lapangan guna memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar sampai dalam bentuk asupan bergizi bagi siswa.
"Pemerintah perlu memperkuat pola random check atau sidak lapangan untuk memastikan standar kualitas tetap terjaga. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dapur akan menjadi kunci keberhasilan MBG ke depannya," tambahnya.
Selain itu, meski dampaknya terhadap produktivitas tenaga kerja baru akan terasa di masa depan, MBG dianggap sebagai langkah awal yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.
Riandy meyakini, jika dikelola dengan manajemen yang tepat, MBG dapat menjadi bagian dari ekosistem pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
"Tapi lagi-lagi, jangan diharapkan MBG ini bisa kemudian memutar roda perekonomian sampai 8 persen, akan sulit dibayangkan, karena untuk menggerakkan ekonomi, butuh mesin-mesin ekonomi baru, tidak hanya mengandalkan sektor pertanian, jadi perlu ada sektor-sektor yang lain yang perlu digenjot. jadi jangan mengandalkan MBG sendirian untuk strategi pertumbuhan, sehingga kita jor-joran ke pertanian," tutup Riandy.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
