Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA)
JawaPos.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meyakini kebijakan insentif elektrifikasi kendaraan atau electric vehicle (EV) merupakan investasi fiskal jangka panjang yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
Indef menilai kebijakan tersebut tidak hanya mempercepat transisi energi, tetapi juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga memperkuat ketahanan fiskal negara.
Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti mengatakan pengembangan ekosistem kendaraan listrik telah menunjukkan dampak positif terhadap investasi dan aktivitas industri di Indonesia.
Menurut dia, kebijakan insentif sebelumnya yang diberikan pemerintah berhasil menarik minat produsen global untuk menanamkan modal dan membangun basis produksi di dalam negeri. Indef mencatat investasi asing di sektor kendaraan listrik di Indonesia mencapai USD 2,73 miliar dalam tiga tahun terakhir.
Disampaikan dia pula, kebijakan insentif elektrifikasi kendaraan bukanlah kerugian bagi negara, melainkan investasi efisiensi fiskal jangka panjang. Ini karena beban penerimaan negara yang hilang akibat insentif pajak kendaraan listrik dinilai jauh lebih kecil dibandingkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang terus membengkak.
Lebih lanjut, selisih subsidi energi untuk kendaraan berbahan bakar minyak bisa mencapai Rp 296 triliun per tahun. Sementara itu, total forgone revenue kendaraan listrik diperkirakan hanya sekitar Rp 30,4 triliun per tahun atau sekitar 90 persen lebih rendah dibandingkan subsidi BBM.
Selain mengurangi tekanan fiskal, elektrifikasi kendaraan juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Indef memperkirakan pengembangan industri kendaraan listrik dapat memberikan tambahan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB), sehingga memacu perekonomian nasional.
Pertumbuhan ekonomi tersebut diperkirakan berasal dari peningkatan produksi domestik kendaraan listrik, pengurangan impor kendaraan utuh atau completely built-up (CBU), hingga meningkatnya ekspor kendaraan listrik produksi dalam negeri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022