
Pandu Ekologi Indonesia (Pena) bertemu jajaran Agrinas Palma Nusantara, Rabu (13/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Pengelolaan industri kelapa sawit kembali menjadi sorotan di tengah dorongan pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya domestik. Isu tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua Umum Pandu Ekologi Indonesia (Pena) Laurencus Pakpahan dengan jajaran Agrinas Palma Nusantara di Jakarta Selatan, Rabu (13/5).
Pertemuan tersebut membahas pengelolaan perkebunan kelapa sawit dalam mendukung program swasembada pangan dan energi nasional yang tengah didorong pemerintah.
”Kami berbicara tentang bagaimana pengelolaan kelapa sawit sebagai salah satu langkah strategis untuk mendukung pangan dan energi nasional yang digalakkan Presiden Prabowo,” kata Laurencus.
Menurut dia, pengelolaan perkebunan kelapa sawit perlu dilakukan secara produktif dan berkelanjutan. Hal itu agar mampu memberi dampak ekonomi sekaligus memperkuat pasokan energi alternatif nasional.
Di tengah meningkatnya kebutuhan biodiesel, industri kelapa sawit dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung agenda transisi energi. Karena itu, pengelolaan sektor tersebut dinilai memerlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Laurencus mengatakan pengelolaan aset perkebunan negara perlu diarahkan pada peningkatan produktivitas dan penguatan hilirisasi agar memberi nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional.
”Ke depan, yang dibutuhkan adalah konsistensi dan kolaborasi. Negara, perusahaan, dan masyarakat harus berjalan bersama agar potensi besar sawit Indonesia benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” ujar Laurencus.
Sebelumnya, pemerintah terus mendorong pengembangan biodiesel dan hilirisasi sawit sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional. Sekaligus mengurangi ketergantungan impor energi fosil.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
