
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin bergerak melemah seiring kekhawatiran pelaku pasar terhadap era suku bunga tinggi akibat ketidakpastian konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang menyebabkan harga minyak mentah naik.
IHSG dibuka melemah 94,34 poin atau 1,40 persen ke posisi 6.628,98. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 9,37 poin atau 1,42 persen ke posisi 648,51.
"Diperkirakan jika IHSG breakdown level 6.700, berpotensi menguji level 6.500- 6.550 pada pekan ini,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.
Dari mancanegara ,konflik antara AS dengan Iran masih akan berpengaruh terhadap pergerakan indeks bursa global selama pekan ini, di tengah naik turunnya eskalasi antara kedua negara tersebut.
Yield US Treasury mengalami peningkatan, dengan tenor 30 tahun mencapai 5,1 persen, di tengah kekhawatiran terhadap inflasi dan kenaikan suku bunga global akibat kenaikan harga minyak mentah.
Pelaku pasar akan mencermati rilis FOMC Minutes dari bank sentral AS The Fed, yang mana pelaku pasar mencari indikasi arah suku bunga setelah data inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan.
Sementara itu, pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping berakhir tanpa adanya kesepakatan besar, sehingga membuat pelaku pasar kecewa.
Dari China, pelaku akan mencermati sejumlah data ekonomi, seperti industrial production dan retail sales. Bank Sentral China (PBoC) diperkirakan mempertahankan suku bunga pinjaman utama 1 tahun dan 5 tahun masing-masing tetap di level 3 persen dan 3,5 persen.
Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan mempertahankan BI Rate tetap di 4,75 persen pada Rabu (20/5).
Selain itu, pelaku pasar akan mencermati rilis pertumbuhan kredit, transaksi berjalan kuartal I-2026, serta M2 Money Supply selama pekan ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022