
Awak mediaa berada di depan layar yang menampilkan IHSG di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup naik dipimpin oleh penguatan saham-saham sektor energi.
IHSG ditutup menguat 68,04 poin atau 1,11 persen ke posisi 6.195,42. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,10 poin atau 1,33 persen ke posisi 619,27.
"IHSG menguat dimana para pelaku pasar juga mencerna data ekonomi," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.
Dari mancanegara, pelaku pasar tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian seputar negosiasi Amerika Serikat (AS) dengan Iran, yang membuat pasar minyak mentah bergejolak.
"Pasar juga fokus perhatian pernyataan yang saling bertentangan dari Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai diskusi baru-baru ini tentang konflik di Lebanon," ujar Nico.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulan Mei 2026 tercatat 0,28 persen month to month (mtm) dan sebesar 3,08 persen year on year (yoy), atau masih di rentang target Bank Indonesia (BI) berkisar 2,5 plus minus 1 persen.
Baca Juga:IHSG Jumat Dibuka Melemah 17,42 Poin
BPS juga melaporkan neraca perdagangan Indonesia surplus 90 juta dolar AS, yang disebabkan nilai ekspor sebesar 25,30 miliar dolar AS, sedangkan impor 25,31 miliar dolar AS.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat dipimpin sektor energi yang naik sebesar 1,78 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 0,64 persen dan 0,58 persen.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.572.956 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,25 miliar lembar saham senilai Rp25,47 triliun. Sebanyak 281 saham naik, 389 saham menurun dan 147 tidak bergerak nilainya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022