
Awak mediaa berada di depan layar yang menampilkan IHSG di Gedung BEI, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali akan menguat hari setelah selama dua hari berturut-turut ditutup di zona hijau menyusul sejumlah sentimen positif di dalam negeri. IHSG pada perdagangan Rabu ditutup di level 5.902, atau menguat sebesar 2,71 persen.
Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave 3. Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan guna menguji area 6.065–6.256 sekaligus menguji posisi Moving Average 20 (MA20).
Adapun, area penguatan terdekat IHSG diperkirakan berada pada rentang 5,594 hingga 6,065. Adapun level support berada di 5.594 dan 5,344, sedangkan level resistance berada di 5,941 dan 6,065.
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk beberapa saham pilihan. Saham PT Amman Mineral Internasion Tbk. (AMMN) terkoreksi 2,93% ke level 3.310 disertai munculnya tekanan jual.
Pergerakan saham ini belum mampu menembus MA20. Analis memperkirakan, posisi AMMN sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v]. Investor disarankan melakukan buy on weakness di rentang 3.130–3.280 dengan target harga 3.780 dan 4.100, serta stoploss di bawah 3.010.
Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) mencatatkan penguatan 0,68 persen ke level 147 dengan dukungan peningkatan volume pembelian. Posisi BIPI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada rentang 135–142, dengan target harga 176 dan 193, serta stoploss di bawah 132.
Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (MINA) bergerak flat di level 290, namun masih didominasi oleh volume pembelian. Pergerakan saham ini masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60.
Saat ini, MINA diperkirakan berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C. Investor dapat melakukan buy on weakness di rentang 276–286 dengan target harga 328 dan 362, serta stoploss di bawah 264.
Saham PT Net Visi Media Tbk. (WIFI) WIFI menguat 0,98 persen ke level 1.545, meskipun dibarengi dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, WIFI sedang membentuk bagian dari wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada rentang 1.465–1.540 dengan target harga 1.735 dan 1.880, serta stoploss di bawah 1.425.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
