
Penjelasan mengenai fenomena fear of missing out (FOMO) masih mewarnai perilaku investasi generasi muda. (Istimewa)
JawaPos.com - Fenomena fear of missing out (FOMO) masih mewarnai perilaku investasi generasi muda. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat inklusi keuangan anak muda usia 18-25 tahun telah menyentuh angka 89,96 persen, namun tingkat literasi finansial mereka baru berada di kisaran 73,22 persen.
Kesenjangan (gap) sebesar 16,74 persen poin ini mengindikasikan bahwa 1 dari 5 anak muda telah menggunakan produk keuangan tanpa memahami risiko serta mekanisme kerjanya. Dampak lanjutannya, dari total puluhan juta SID yang terdaftar, hanya sekitar 1 dari 14 investor yang aktif bertransaksi dalam hitungan bulan.
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengidentifikasi empat hambatan utama industri yang memicu fenomena ini. Pertama, Platform-driven frictionless onboarding atau proses pembukaan akun digital yang terlampau instan hingga menghilangkan momentum penting bagi investor untuk berhenti sejenak dan mempelajari instrumen risiko (force a pause-and-learn moment).
Baca Juga:7 Zodiak yang Dinilai Paling Berpotensi Kaya Raya, Rahasianya Ternyata Ada pada Karakter Ini
Kedua, social referral tanpa pengetahuan, yakni tren keputusan investasi yang didorong oleh narasi ikut-ikutan lingkar pertemanan tanpa transfer pengetahuan fundamental yang valid. Ketiga, insentif industri yang kurang selaras, dimana orientasi industri yang cenderung diukur secara kuantitatif berdasarkan jumlah pembukaan rekening baru (KPI kuantitas akun), bukan pada kompetensi dan keaktifan transaksi jangka panjang.
"Keempat, fenomena "cukup tahu" akibat TikTok fication atau konsumsi konten edukasi kilat berdurasi 60 detik yang menciptakan ilusi kompetensi semu tanpa pemahaman mendalam yang substansial," ungkapnya, Rabu (17/6).
Menurut Moleonoto The, masih banyak anak muda yang mulai berinvestasi karena dorongan tren, rekomendasi teman, atau informasi singkat di media sosial tanpa memahami risiko dan prinsip dasar pengelolaan keuangan.
"Kondisi ini membuat tingkat partisipasi meningkat lebih cepat dibandingkan peningkatan literasi finansial," jelasnya.
Pada perhelatan turnamen E-sports Kapolda Jateng Cup 2026 nanti, pihaknya ikut serta dalam menjangkau literasi keuangan anak muda. Dengan program strategis “Cerdas Finansial Bersama IPOT”, pihaknya memberikan akses edukasi berkualitas bagi kelompok demografi yang selama ini kurang terjangkau (underserved), sekaligus membentengi generasi muda dari ancaman investasi bodong, kejahatan siber (phishing), dan jeratan platform judi online.
Baca Juga:Tiongkok Tak Mengejar AS dalam AI, Melainkan Membangun Ekosistem Terbuka untuk Menembus Pasar Global
"Komunitas esports memiliki banyak karakteristik yang dibutuhkan dalam dunia investasi, seperti disiplin, fokus, dan kemampuan membaca strategi. Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, kami ingin membantu generasi muda mengubah kemampuan tersebut menjadi kompetensi finansial yang relevan untuk masa depan," ujar Moleonoto.
Selama turnamen berlangsung di De Tjolomadoe, Surakarta, pihaknya bekerja sama dengan produsen teknologi global akan mengeksekusi aktivitas kampanye hingga edukasi investasi lewat penggunaan AI yang menarik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022