
Ilustrasi buah kakao.
JawaPos.com - Pemerintah tengah mempercepat hilirisasi di sektor pertanian dan perkebunan. Sejumlah komoditas unggulan terus dikembangkan lewat perkebunan rakyat 870 ribu hektar di seluruh wilayah Indonesia.
Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Amran, hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperbesar pendapatan petani, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah. Adapun komoditas strategis yang dibidik yakni seperti kakao, kopi, jambu mete, kelapa, dan tebu.
"Total luasan untuk petani itu sekitar 870 ribu hektare, termasuk Papua di seluruh Kabupaten di Papua," kata Amran usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana, Kamis (18/6).
Menurut Amran, dukungan pemerintah terhadap Papua terus meningkat. Pada tahun ini, bantuan yang dialokasikan mencapai Rp3,2 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar Rp2 triliun. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk alat dan mesin pertanian, pengembangan sawah, hingga sarana produksi lainnya.
“Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan untuk lanjutkan bantuan ini. Ini bantuan langsung ke rakyat, traktor, kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi meminta cetak sawah ditambah,” terang Mentan Amran.
Di sektor hilirisasi, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan industri pengolahan berbasis komoditas perkebunan. Salah satunya hilirisasi kelapa yang kini mulai berkembang di sejumlah sentra produksi.
“Selanjutnya hilirisasi kita kejar. Hilirisasi kelapa, pabriknya sudah terbangun di Maluku Utara satu, insyaallah tahun ini mudah-mudahan selesai dua kemudian di Morowali satu, dan Indragiri Hilir,” ujarnya.
Menurut Amran, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar hilirisasi terus dipercepat karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan petani, tumbuhnya industri baru, dan terciptanya lapangan kerja di daerah.
“Beliau memberikan arahan, memberikan petunjuk ditindaklanjuti, diwaspadai El Nino Godzilla kemudian hilirisasi dipercepat dan insyaallah sektor perkebunan yang tadi 870 ribu hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia, untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,” ucapnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
