Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 06.52 WIB

Pengelolaan Limbah Berkelanjutan Masih Jadi Tantangan Besar Industri

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6)/(Istimewa) - Image

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6)/(Istimewa)

JawaPos.com – Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pengelolaan limbah yang berkelanjutan seiring pertumbuhan aktivitas industri.

Data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat lebih dari 60 persen sungai di Indonesia dalam kondisi tercemar, mayoritas karena aktivitas limbah domestik, sampah rumah tangga, hingga limbah industri.

Di tengah kebutuhan tersebut, berbagai inovasi pengolahan limbah menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali mulai didorong sebagai bagian dari transisi menuju ekonomi sirkular dan industri hijau.

Diskusi itu mengemuka pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang diselenggarakan di kawasan Smelter PT Freeport Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, Senin (29/6).

"Penerapan prinsip pemanfaatan sampah dan limbah tidak hanya membantu menekan dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga mendukung terciptanya ekonomi sirkular melalui proses daur ulang dan pemanfaatan kembali yang bernilai tambah. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya ini," ujar Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Jepino Ngabdi.

Mengusung tema "Be the Solution, Not Pollution: Recycle and Conserve", kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan penyedia solusi lingkungan untuk mendorong praktik pengelolaan limbah yang bertanggung jawab serta mendukung pembangunan berkelanjutan

Berbagai inovasi pengelolaan dan pemanfaatan limbah ditampilkan. Salah satunya lewat kolaborasi
PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) bersama PT Dowa Eco-System Indonesia (DESI).

Kehadiran kedua perusahaan menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan solusi pengelolaan limbah yang aman, inovatif, dan berkelanjutan bagi sektor industri.

Pada pameran tersebut, keduanya menghadirkan berbagai inovasi yang menunjukkan bahwa limbah dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.

Inovasi yang dipamerkan meliputi pengolahan sampah domestik menjadi kompos serbuk, kompos pelet, kompos briket, media tanam, serta pelet ikan; pemanfaatan limbah kayu menjadi produk fungsional dan dekoratif.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore