
Ilustrasi pasar ritel. (Pontianak Post Jawapos Group)
JawaPos.com - Ekonom Centre of Reform on Economic (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan kontraksi Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 perlu menjadi perhatian meski belum menunjukkan tanda krisis ekonomi.
Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan rill juni 2026 masih berada pada zona kontraksi atau berada di level 221,6 atau terkontraksi 4,4 persen secara tahunan year on year (yoy).
Berdasarkan hasis Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia yang dipublikasikan pada Kamis (9/7), secara bulanan kinerja penjualan eceran diperkirakan turun 0,8 persen secara bulanan atau moth to month (mtm).
Meski negatif, angka tersebut membaik dibandingkan kontraksi 1,5 persen pada Mei 2026.
Ia menilai pelemahan konsumsi rumah tangga lebih mencerminkan tekanan daya beli masyarakat yang perlu dicermati. Dimana, perhatian utama bukan hanya pada besaran kontraksi, tetapi juga karena pelemahan tersebut telah berlangsung selama tiga bulan berturut-turut.
“IPR Juni 2026 diprakirakan terkontraksi 4,4 persen secara tahunan, lebih dalam dibanding Mei yang minus 3,9 persen. Yang menjadi perhatian bukan hanya angkanya, tetapi karena ini sudah tiga bulan berturut-turut mengalami kontraksi,” ujar Yusuf kepada Jawapos.com, Sabtu (11/7).
Yusuf mengatakan, meski bulanan penurunan mulai melambat akibat dorongan belanja selama periode libur sekolah, kondisi tersebut dinilai belum menunjukkan perbaikan fundamental.
“Memang secara bulanan penurunannya mulai melambat karena terdorong belanja libur sekolah, tetapi itu lebih mencerminkan faktor musiman daripada perbaikan fundamental,” ujarnya.
Lanjutnya, sejumlah komponen konsumsi justru menunjukkan pelemahan, Dimana belanja barang rekreasi dan bahan bakar kendaraan mengalami penurunan setelah sebelumnya menjadi salah satu penopang aktivitas konsumsi.
Yusuf menilai, kondisi tersebut menunjukkan rumah tangga mulai menahan pengeluaran yang bersifat tidak mendesak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022