
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah memperluas program digitalisasi bantuan sosial (bansos) setelah uji coba di Banyuwangi menunjukkan hasil positif dalam mempercepat layanan publik dan meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan program tersebut diperluas ke 43 kabupaten/kota di 26 provinsi dengan cakupan sekitar 38,7 juta penduduk atau setara 12,5 juta keluarga.
Ia mengatakann, Piloting digitalisasi di Banyuwangi membuktikan bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat, sederhana, dan tepat sasaran. Menurtnya, masyarakat tidak lagi dibebani proses administrasi yang panjang dan berbelit.
"Ini menunjukkan bahwa digitalisasi pemerintahan bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi merupakan reformasi tata kelola yang meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat," ujar Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (15/7).
Luhut mengatakan, transformasi digital dalam penyaluran bansos menjadi bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan. Pemerintah tidak hanya menggunakan teknologi untuk mempercepat layanan, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan dan akurat dalam menentukan penerima bantuan.
Ke depan, pemerintah akan memperluas pemanfaatan transformasi digital untuk berbagai program lainnya. Selain bansos, digitalisasi juga akan diarahkan untuk mendukung penyaluran bantuan UMKM, reformasi subsidi energi, peningkatan kualitas penerimaan negara, percepatan perizinan usaha, hingga transparansi penegakan hukum.
Luhut menilai pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan efektivitas program pemerintah.
“Ke depan, transformasi digital ini tidak hanya dikhususkan untuk bantuan sosial, tetapi juga akan diperluas guna mendukung penyaluran bantuan UMKM, reformasi subsidi energi, peningkatan kualitas penerimaan negara, percepatan perizinan usaha, serta transparansi penegakan hukum,” ujarnya.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
