Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 02.14 WIB

Heboh Koperasi Merah Putih di Melawai hanya Untung Rp 78 Ribu, Menkop: Itu Dibentuk Mandiri, Kami Belum Masuk

Aktivitas Koperasi Merah Putih Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Dimas Choirul/Jawapos.com) - Image

Aktivitas Koperasi Merah Putih Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono buka suara soal sorotan publik terhadap Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang disebut hanya membukukan pendapatan sebesar Rp78 ribu dalam enam bulan.

Menurut Ferry, koperasi tersebut merupakan inisiatif yang dibangun secara mandiri oleh pengurus dan belum masuk dalam skema pengembangan utama pemerintah untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Itu memang Koperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai yang didirikan secara mandiri oleh pengurus dan memang kami belum masuk ke kelurahan khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta," ujar Ferry dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7).

Ia menjelaskan, pemerintah sejauh ini masih memfokuskan pembangunan badan hukum, gudang, gerai, dan sarana pendukung koperasi di wilayah desa. Sementara koperasi di kawasan perkotaan besar seperti Jakarta dinilai membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Menurut Ferry, karakteristik usaha koperasi di kota besar tidak bisa disamakan dengan koperasi yang berada di desa maupun kelurahan di daerah nonperkotaan. Karena itu, model bisnis dan studi kelayakan yang diterapkan juga harus berbeda.

Ferry mengatakan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan prototipe khusus bagi koperasi kelurahan di kota-kota besar. Prototipe tersebut akan disusun dengan model bisnis dan feasibility study yang disesuaikan dengan kondisi perkotaan.

"Dalam waktu dekat kami akan membangun prototype yang khusus untuk di kelurahan di kota-kota besar dengan model bisnis dan feasibility study yang berbeda," katanya.

Ia menambahkan, fokus awal pemerintah dalam program Koperasi Merah Putih adalah memastikan terbentuknya badan hukum serta tersedianya infrastruktur dasar koperasi di desa-desa, termasuk gudang dan gerai usaha.

"Prioritas pertamanya adalah membangun badan hukum dan bangunan fisik gudang gerai kelengkapannya di desa-desa," tandas Ferry.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore