Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 19.02 WIB

Menaker Yassierli Gandeng India, Bidik Penguatan Talenta AI dan Kompetensi Digital Pekerja

Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menaker Yassierli dan India membahas strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk menghadapi transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) di sela agenda BRICS Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) di Hyderabad, India, Rabu (15/7)/(Istimewa). - Image

Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menaker Yassierli dan India membahas strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk menghadapi transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) di sela agenda BRICS Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) di Hyderabad, India, Rabu (15/7)/(Istimewa).

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia dan India membahas strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk menghadapi transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Pembahasan tersebut dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Ketenagakerjaan India Mansukh Mandaviya di sela agenda BRICS Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) di Hyderabad, India.

Dalam pertemuan itu, Yassierli mendorong pertukaran pengalaman dengan India dalam pengembangan talenta digital, inovasi teknologi, dan peningkatan keterampilan pekerja.

Menaker menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah India atas keberhasilan penyelenggaraan rangkaian BRICS Employment Working Group dan BRICS Labour and Employment Ministers’ Meeting yang membahas berbagai isu strategis ketenagakerjaan, termasuk masa depan dunia kerja, transformasi digital, perlindungan sosial, dan pengembangan keterampilan.

“Indonesia melihat India sebagai mitra penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Sebagai dua negara berkembang besar dengan perekonomian yang dinamis dan populasi usia muda yang besar, Indonesia dan India memiliki peluang untuk saling berbagi pengalaman dalam membangun tenaga kerja yang kompetitif, inklusif, dan siap menghadapi perubahan dunia kerja,” ujar Menaker Yassierli di di Hyderabad, India, Rabu (15/7).

Menaker menyampaikan ketertarikannya mempelajari pengalaman India dalam membangun ekosistem digital yang berperan dalam penciptaan lapangan kerja, pengembangan keterampilan, inovasi, dan investasi berbasis teknologi.

Menaker juga ingin mempelajari pengembangan pusat data, infrastruktur digital, serta berbagai inisiatif peningkatan keterampilan AI yang melibatkan pemerintah, organisasi pengusaha, dan industri.

“Transformasi digital harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, pengembangan talenta AI, penguatan kompetensi digital, serta program reskilling dan upskilling menjadi penting agar pekerja mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang dari perubahan teknologi,” kata Menaker.

Menaker mengatakan, pertukaran pengalaman antara Indonesia dan India dapat diarahkan pada sejumlah bidang prioritas, antara lain peningkatan kapasitas instruktur pelatihan vokasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), AI, serta teknologi digital lainnya.

Selain penguatan talenta digital, Menaker juga memandang penting pemberdayaan pekerja informal melalui peningkatan keterampilan, dukungan kewirausahaan, serta jalur transisi menuju pekerjaan formal. Pertukaran pengalaman mengenai pelindungan pekerja platform dan pekerja gig juga menjadi perhatian, khususnya terkait hak ketenagakerjaan, perlindungan sosial, serta keselamatan dan kesehatan kerja.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore