Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 15.42 WIB

Analisis MNC Sekuritas: IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan Jumat (17/7), setelah ditutup menguat sebesar 1,10 persen ke level 6,108 pada perdagangan Kamis (16/7).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6,137-6,254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5,974-6,020.

Adapun level support IHSG berada di 5,839 dan 5,607. Sementara itu, level resistance berada di 6,286 dan 6,599.

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA).

Untuk saham INCO, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham INCO diperkirakan akan menguat 0,61 persen ke level 4.960 disertai meningkatnya volume pembelian. Posisi pergerakan saham diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave B.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness di kisaran 4.780–4.950 dengan target harga 5.400 hingga 5.700 dan stop loss di bawah 4.740.

Sementara itu, saham INDY direkomendasikan Trading Buy setelah diperkirakan akan melonjak 11,61 persen ke level 2.500 dengan didukung volume pembelian. Posisi saham diperkirakan berada pada bagian dari wave A.

Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 2.230–2.450 dengan target harga 2.610 hingga 2.760 dan stop loss di bawah 2.050.

Untuk saham ISAT, MNC Sekuritas merekomendasikan Buy on Weakness. Meski diperkirakan terkoreksi 0,53 persen ke level 1.885 dan diiringi volume penjualan, selama mampu bertahan di atas level 1.810, posisi ISAT diperkirakan masih berada pada bagian dari wave v dari wave (a) dari wave [d] pada pola triangle.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.855–1.880 dengan target harga 1.960 hingga 2.120 serta stop loss di bawah 1.810.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore