
Ilustrasi Gedung Bank Indonesia (BI). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menekankan urgensi transformasi pembiayaan yang berkualitas agar memberikan manfaat lebih besar.
“Untuk memastikan pembiayaan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian, diperlukan transformasi dari sekadar mengejar pertumbuhan kredit menuju pembiayaan yang berkualitas, dari pembiayaan individual menuju pembiayaan berbasis ekosistem, serta dari berbagai program yang berjalan sendiri-sendiri menuju orkestrasi nasional melalui sinergi antar pemangku kepentingan,” ucapnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Dia menyampaikan pembiayaan berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Penyaluran kredit ke dunia usaha disebut dapat meningkatkan produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan daya saing dunia usaha.
Namun, Destry mengingatkan bahwa kebijakan yang baik tidak berhenti pada keputusan di tingkat otoritas ataupun tersedianya dana di dalam sistem keuangan.
"Dampak kebijakan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha, mulai dari perusahaan besar hingga pedagang, petani, pengrajin, dan wirausaha muda di berbagai daerah," ujar dia saat menyampaikan keynote speech pada seminar nasional yang bertajuk "Menjaga Stabilitas, Memperkuat Sinergi, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pembiayaan Produktif”.
Dalam konteks tersebut, lanjutnya, penguatan pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian penting dari upaya memperkuat sektor produktif dan transformasi ekonomi nasional.
Baca Juga:PGE Gaet Bank Mizuho Indonesia Raih Fasilitas USD 75 Juta, untuk Perkuat Pendanaan Panas Bumi
BI sendiri terus memperkuat bauran kebijakan untuk mendorong pembiayaan sektor-sektor prioritas melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).
Meninjau dari sisi sistem pembayaran, BI juga terus memperkuat digitalisasi melalui QRIS, BI-FAST, dan SNAP guna memperluas integrasi pelaku usaha ke dalam ekosistem keuangan digital. Berbagai bauran kebijakan tersebut saling melengkapi dalam mendukung pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan berdampak bagi perekonomian.
Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting menyampaikan bahwa UMKM berperan strategis sebagai penggerak perekonomian nasional. Karena itu, pemerintah disebut terus memperkuat berbagai kebijakan dan program untuk memperluas akses pembiayaan serta meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, antara lain melalui penguatan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dukungan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pembentukan holding UMKM.
Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ayahandayani K, menyampaikan penguatan akses pembiayaan yang inklusif merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022