
Kepala BGN Sudaryono. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan keinginannya, agar pengembangan dan operasionalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih berbasis pada data risiko gizi.
Langkah ini untuk memastikan intervensi gizi pemerintah lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.
“Dalam rapat ini kami mendapatkan pemaparan dari Kementerian Kesehatan mengenai daerah-daerah yang memang memerlukan sentuhan gizi segera, termasuk wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi. Data tersebut akan menjadi acuan kami dalam menentukan prioritas operasional Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Sudaryono di Jakarta, Rabu (29/7).
Menurut Pria yang akrab disapa Mas Dar itu, BGN akan terlebih dahulu memetakan keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah-wilayah prioritas.
Baca Juga:Kejagung Ungkap Program MBG Boros Rp 10,5 Triliun per Tahun, ini Kata Kepala BGN Sudaryono
Apabila infrastruktur SPPG telah tersedia, operasional akan segera dioptimalkan. Sementara itu, pada wilayah yang belum memiliki layanan, BGN akan mempersiapkan pengembangannya secara bertahap sesuai kebutuhan.
“Kalau di wilayah tersebut sudah ada dapur yang siap beroperasi, tentu akan segera kami optimalkan. Namun apabila belum tersedia, maka akan menjadi prioritas pengembangan berikutnya. Prinsip kami adalah memastikan masyarakat yang paling membutuhkan mendapatkan intervensi gizi lebih dahulu,” kata Mas Dar.
Ia menambahkan bahwa penajaman sasaran tersebut dilakukan seiring dengan pembenahan tata kelola Program MBG yang saat ini terus berlangsung.
BGN memastikan bahwa penyempurnaan sistem operasional berjalan beriringan dengan perluasan layanan kepada kelompok masyarakat yang memiliki risiko gizi lebih tinggi.
“Yang sudah berjalan akan terus kami benahi agar semakin baik, sementara pengembangan berikutnya akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang memang membutuhkan intervensi gizi secara lebih mendesak,” ujar Mas Dar.
Melalui pendekatan berbasis data, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu memperluas jangkauan layanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022