
Bank Jakarta melalui program TJSL berencana untuk membangun biodigester komunal berbasis sampah organik. Pembangunan program akan dilaksanakan di dua titik lokasi di Jakarta Utara, yakni Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara dan TPS 3R Kelurahan Rawa Badak Utara.(Istimewa).
JawaPos.com - Sebagai bentuk kontribusi terhadap upaya penanganan persoalan lingkungan di Jakarta, Bank Jakarta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berencana untuk membangun biodigester komunal berbasis sampah organik.
Pembangunan program ini direncanakan akan dilaksanakan di dua titik lokasi di Jakarta Utara, yakni Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara dan TPS 3R Kelurahan Rawa Badak Utara yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Senin (10/08) di Rusunawa Rorotan oleh Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wali Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, lyan Sopian Hadi, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara, Edy Mulyanto, dan Camat Cilincing, Daniel Azka Alfarobi.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan rencana pembangunan biodigester komunal ini merupakan salah satu langkah nyata bentuk kontribusi Bank Jakarta dalam mendukung penanganan persoalan sampah di Jakarta, khususnya sampah organik. Melalui teknologi biodigester, sampah organik dapat diolah menjadi biogas sebagai energi terbarukan serta residu yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.
Lebih lanjut Agus menyampaikan bahwa penanganan sampah merupakan tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi dan konsistensi dari berbagai pihak.
"Pembangunan biodigester di Rorotan merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Jakarta untuk turut menjawab tantangan. pengelolaan sampah di Jakarta. Kami ingin program TJSL yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan Jakarta," ujar Agus melalui keterangan resminya, Selasa (11/8).
Baca Juga:Bukan Sekadar Sponsorship, Bank Jakarta Siapkan Pengalaman Baru untuk Pendukung Persija The Jakmania
Program ini juga merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank Jakarta Tahun 2026, khususnya dalam mendukung pengelolaan limbah organik, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan pemanfaatan energi terbarukan. Secara teknis masing-masing biodigester dirancang untuk mengolah hingga 250 kilogram sampah organik per hari.
Dengan dua unit biodigester, kapasitas pengolahan dapat mencapai 500 kilogram per hari, yang menghasilkan biogas serta residu berupa pupuk organik. Berdasarkan kajian teknis, kedua unit biodigeser tersebut nantinya diproyeksikan akan menghasilkan sekitar 37,5 meter kubik biogas per hari dan mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 423 kilogram CO2e per hari atau 154,4 ton CO2e per tahun.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi mengatakan bahwa penanganan sampah membutuhkan kolaborasi dan kesinambungan program, "Melalui pembangunan biodigester ini, Bank Jakarta mengambil bagian dalam upaya pengelolaan sampah organik dari sumber sekaligus mendorong agar sampah dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi bagian penting agar upaya penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih terintegrasi," ucap Arie.
Pembangunan biodigester di Rorotan ini merupakan salah satu program berkelanjutan atas kontribusi Bank Jakarta dalam pemanfaatan teknologi pengolahan limbah ramah lingkungan. Sebelumnya, Bank Jakarta telah mendukung pembangunan Instalasi biodigester Komunal di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang diresmikan pada November 2025 lalu. "Pengalaman dari program biodigester di Pekayon menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memperluas kontribusi di bidang lingkungan. Kini, kami memperluas pemanfaatan teknologi biodigester yang berasal dari pengolahan sampah organik yang berasal dari sumber melalui program kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta".
Melalui program ini, Bank Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat memperkuat pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022