
Ilustrasi: BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - Masyarakat dengan pengeluaran di bawah Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta Rp 5.729.876 yaitu Rp 3.500.000 sampai Rp 5.000.000 berpotensi tidak bisa menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.
Kondisi tersebut terjadi lantaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sepakat untuk membatasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi atau yang masuk pada desil 9 dan 10.
Dimana, masyarakat yang masuk dalam kategori desil 9 atau dengan pengeluaran bulanan sebesar Rp 3.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan. Sedangkan desil 10 adalah kelompok masyarakat dengan tingkat pengeluaran diatas Rp 5.000.000 dalam waktu satu bulan.
Kesepakatan tersebut diambil setelah Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyambangi Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8).
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan kunjungan tersebut membahas kemungkinan implementasi pembatasan BBM subsidi khususnya Pertalite untuk tingkat atas.
“Kita ngebahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang desil 9-10, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangin,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu, Selasa (11/8).
Purbaya mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempersiapkan sistem yang akan digunakan dalam pelaksanaan implementasi pembatasan BBM subsidi. Adapun, ia menyebut bahwa dirinya pernah melihat sistem yang digunakan oleh PT Pertamina (Persero) dalam melakukan pembatasan BBM.
“Sekarang kita lihat sistemnya, saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pertemuan tersebut dilakukan karena selama ini Sebagian subsidi khususnya untuk sektor minyak dan gas (migas) tidak tepat sasaran.
Ia menyebut, selama ini masih banyak orang dengan ekonomi lebih dari cukup masih menikmati BBM subsidi seperti Pertalite. Untuk itu, pemerintah saat ini akan terus membahas agar penyaluran BBM subsidi dapat terlaksana sesuai dengan sasaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022