
Pegawai menunjukan mata uang dolar AS dan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Selasa (14/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Jumat (28/8), setelah sebelummya ditutup melemah 19 poin menjadi Rp 17.744 per dollar AS pada perdagangan Kamis (27/8).
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri dan luar negeri.
"Untuk perdagangan (28/8) mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup melamah direntang Rp 17.740-Rp 17.790," ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima, Jumat (28/8).
Ibrahim mengatakan sentimen dalam negeri yang memengaruhi pergerakan rupiah berasal dari respons pasar terhadap aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 yang berlangsung tertib dan damai.
“Pasar merespons positif aksi penyampaian pendapat yang berlangsung tanpa kerusuhan. Sejumlah anggota DPR juga menemui langsung massa aksi untuk mendengarkan dan menerima aspirasi,” ujarnya.
Massa dari berbagai kelompok, termasuk Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), mendesak DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi koruptor.
Selain perkembangan aksi demonstrasi, pasar juga mencermati tren penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sepanjang 2026.
Baca Juga:3 Zodiak yang Mimpinya Bisa Diraih di Pertengahan Tahun 2026, Hoki Bikin Jalan Terbuka Lebar
Berdasarkan survei Tempo Data Science yang dilakukan pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2026, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat sebesar 37 persen pada Agustus 2026.
Angka tersebut menurun dibandingkan tingkat kepuasan pada Desember 2025 yang mencapai 75 persen dan Maret 2026 sebesar 58 persen.
Penurunan tingkat kepuasan publik tersebut berkaitan dengan persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Berdasarkan hasil survei, kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi alasan terbesar masyarakat tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022