
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L.P. Napitupulu, saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Jumat (4/9). (Djati Waluyo/JawaPos.com).
JawaPos.com - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon L.P Napitupulu, menyebut program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor 40 tahun dapat mendorong masyarakat untuk memiliki rumah.
Ia mengatakan, dengan tenor yang lebih panjang maka akan menarik minat masyarakat untuk memiliki rumah. Pasalnya, tenor tersebut diyakini dapat meringankan angsuran kepemilikan rumah para nasabah.
“Lebih turun lah ya angsurannya. Gampang tuh dalam artian angsurannya turun, akibatnya daya beli masyarakat naik. Ini kan salah satu cara mendorong daya beli sebenarnya dan menjadi lebih ringan buat masyarakat untuk mengangsurnya,” ujar Nixon saat ditemui di Kantor BTN, Jakarta, Jumat (4/9).
Nixon mengatakan, saat ini BTN tengah menunggu keputusan dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Ia menyebut, kebijakan KPR dengan tenor 40 tahun pada dasarnya membutuhkan aturan pelaksanaan dari BP Tapera. Menurut dia, meskipun biasanya terdapat Peraturan Menteri (Permen) Perumahan sebagai dasar kebijakan, pelaksanaan program tersebut tetap berada di bawah BP Tapera.
“Memang biasanya ada Permen Perumahan. Tapi juga pelaksananya kan oleh BP Tapera. Biasanya ada peraturan pelaksanaan. Yang kita tunggu hari ini adalah peraturan pelaksanaan dari BP Tapera,” jelasnya.
Nixon mengatakan, dalam program KPR dengan tenor 40 tahun hanya bisa diikuti oleh masyarakat yang baru pertama kali melakukan pembelian rumah atau belum punya rumah.
“Calon pembeli rumah pertama. Jadi kalau kamu sudah punya rumah atas nama kamu sendiri, ya sudah pasti nggak boleh. Jadi ini kan diperuntukkan bagi orang Indonesia yang belum memiliki rumah," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
