Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2026 | 04.07 WIB

Purbaya Berencana Pakai Data Lama untuk Salurkan Bansos jika BPS Masih Nggak Akurat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap menyampaikan tanggapan pemerintah pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap menyampaikan tanggapan pemerintah pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, berencana untuk melakukan pengecekan ulang data Badan Pusat Statistik (BPS) sebelum digunakan untuk penentuan bantuan sosial (Bansos).

Keputusan tersebut dilakukan agar pemerintah tidak salah dalam mengambil kebijakan bilamana ada data yang tidak akurat.

"Tapi nanti saya akan tes betul. Sebelum dipakai, saya akan tes berapa ratus data, sama enggak dengan kondisi sebetulnya. Nanti kalau salah, saya digebukin sama Anda-anda," ujar Purbaya dalam jumpa media, Selasa (8/9).

Ia mengatakan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diwajibkan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam menjalankan sejumlah program termasuk penyaluran bansos.

Purbaya mengatakan, jika data DTSEN masih belum sesuai, maka pemerintah akan menggunakan data lama yang sudah tersedia.

"Kalau memang belum rapi, ya kita pakai data yang lama mungkin ya. Terus kita rapikan lagi. Kalau perlu anggaran, kita keluarkan anggaran," ujarnya.

Lanjutnya, ia mengakui belum mendapatkan laporan dari BPS soal hasil survei DTSEN karena memang belum selesai. Seharusnya data tersebut baru akan rampung pada tahun 2027.

Ia juga mempertanyakan terkait dengan DTSEN yang sudah diunggah oleh BPS pada tahun 2026.

“Untuk 2027 surveinya, pemutakhirannya juga belum selesai kan? Ya itu saya bingung kenapa sudah di-upload. Mungkin dites dulu. Tapi saya enggak tahu. Nanti saya tanya deh dia," jelas Purbaya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore