
Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Akademisi Universitas Hasanuddin, Rizal Pauzi meminta pemerintah mendengar aspirasi para pengemudi online (ojol) terkait status kerja mereka yang masih menjadi perdebatan. Pasalnya, saat ini pendapat di antara para ojol masih terbelah.
Rizal mengatakan, terbaru Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan (KSOS) meminta ojol tetap dikategorikan sebagai pekerja mandiri. namun, di kelompok lainnya ada yang menyuarakan menjadi pekerja atau buruh.
"Pendapat KSOS penting diperhatikan karena menunjukkan bahwa pengemudi ojol bukan kelompok yang memiliki satu pandangan yang seragam mengenai status mereka. Pemerintah tidak boleh menganggap satu aspirasi otomatis mewakili seluruh pengemudi," kata Rizal, Selasa (15/9).
Rizal menjelaskan, status kerja ojol juga harus mempertimbangkan tingkat kontrol platform, kebebasan waktu kerja, dan pola imbalan.
Sebab, karakter kerja ojol sangat beragam, ada yang bergantung pada satu aplikasi, ada pula yang menggunakan beberapa platform sekaligus sambil menjalankan usaha lain.
"Ada pengemudi yang ingin tetap memiliki kebebasan menentukan kapan bekerja, menggunakan platform mana, bahkan menjalankan aktivitas ekonomi lainnya. Karakter seperti ini perlu diperhitungkan ketika pemerintah menentukan status hukum pengemudi," imbuhnya.
Di sisi lain, Rizal sepakat mendorong pemerintah tetap memperhatikan perlindungan bagi ojol. Seperti jaminan sosial, keselamatan kerja, transparansi tarif, hingga mekanisme penyelesaian sengketa.
"Yang harus dihindari adalah anggapan bahwa hanya ada dua pilihan, yakni menjadi buruh sepenuhnya atau menjadi mitra tanpa perlindungan. Pemerintah perlu mencari desain baru yang sesuai dengan karakter ekonomi platform," jelasnya.
Atas dasar itu, pemerintah perlu menyerap banyak aspirasi dari kelompok ojol. Dengan begitu, kebijakan yang dibuat tidak mendapat banyak pertentangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022