
Menteri Keuangan Suahasil Nazara berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
JawaPos.com - Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara tidak serta-merta mengubah kerangka kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ekonom Center of Reform on Economice (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan dari perspektif ekonomi, pergantian Menteri Keuangan merupakan perubahan figur dalam kerangka kebijakan APBN yang sama.
Menurutnya, pergantian Menteri Keuangan untuk ketiga kalinya dalam dua tahun dapat meningkatkan kebutuhan pasar terhadap kepastian kebijakan dan komunikasi pemerintah. Namun, perubahan pejabat tidak mengubah aturan utama dalam pengelolaan keuangan negara.
“Tiga Menteri Keuangan dalam dua tahun memang meningkatkan kebutuhan pasar terhadap kepastian dan komunikasi, tetapi UU Keuangan Negara dan batas defisit tiga persen tidak ikut berganti,” ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Kamis (17/9).
Yusuf mengatakan, pasar pada akhirnya akan melihat konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaannya. Karena itu, pergantian Menteri Keuangan perlu diikuti dengan komunikasi yang jelas mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah.
"Pada akhirnya, yang dinilai pasar adalah apakah angka yang diumumkan konsisten dengan angka yang dijalankan," ujarnya.
Ia berharap pergantian Menteri Keuangan dapat memperkuat aspek kelembagaan dalam pengelolaan fiskal. Salah satunya dengan memastikan defisit APBN tetap transparan dan berada dalam batas yang ditetapkan undang-undang.
Selain itu, efisiensi anggaran perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak mengurangi belanja produktif yang berperan dalam menopang permintaan dan aktivitas industri.
Pemerintah juga diharapkan meningkatkan ketepatan sasaran subsidi dan sejumlah program prioritas, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022