Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 September 2026 | 14.11 WIB

IHSG Masih Loyo, Ini 4 Saham Pilihan IPOT yang Berpotensi Cuan

pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan jual pada perdagangan awal pekan setelah tercatat adanya arus dana asing yang melakukan net sell dan membuat IHSG melemah pada perdagangan Jumat (18/9).

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari, mengatakan tekanan juga terlihat dari arus dana asing yang mencatat net sell sekitar Rp 2,9 triliun dalam sepekan, termasuk net sell Rp 1,79 triliun pada Jumat (18/9).

Ia mengatakan, secara teknikal IHSG ditutup di 6.441 atau di bawah MA5 dan MA20 pada perdagangan Jumat (18/9). MA5 telah membentuk dead cross terhadap MA20 yang mengindikasikan pelemahan jangka pendek.

“Indikator momentum sejalan dengan MACD yang telah membentuk dead cross sebelumnya terhadap signal line & histogram negatif yang kian melebar,” ujar Brigita dalam keterangan yang diterima, Senin (21/9).

Brigita mengatakan, dari sisi tekanan jual masih cukup besar diikuti volume yang cukup besar. Namun, IHSG masih bertahan di atas MA60, sehingga tren menengah belum berbalik dan koreksi saat ini masih dapat dibaca sebagai pullback.

Menurutnya, selama IHSG mampu bertahan di atas 6.370, peluang technical rebound ke area 6.541-6.581 tetap terbuka, dengan MA20 sebagai dynamic resistance. Sebaliknya, jika 6.370 ditembus ke bawah, IHSG berpotensi menguji area level 6.200 - 6.279 (dekat MA60 sebagai dynamic support).

“Kami memperkirakan IHSG cenderung konsolidasi dengan tekanan jual yang masih dominan pada awal pekan. Support di 6.200 - 6.279, resistance di 6.585 - 6.633,” ujarnya.

IPOT merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Senin (21/9), yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), dan Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia dengan kode XGLD.

Pertama, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). IPOT merekomendasikan buy ANTM dengan area entry 3.290-3.320, target price 3.710 dan stop loss 3.110.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore