
Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai perlu dikelola secara transparan agar tidak hanya menjadi pasar bagi kelompok usaha tertentu.
Pelaku usaha lokal, mulai dari petani, peternak, nelayan, koperasi, UMKM hingga pengusaha santri, didorong mendapat ruang dalam rantai pasok program tersebut.
"Penataan diperlukan supaya kesempatan tidak hanya dinikmati kelompok besar, tetapi juga terbuka bagi koperasi desa, UMKM, dan pengusaha santri yang memenuhi standar," kata Ketua DPW Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Jawa Timur, Burhanudin dalam sebuah dialog di Surabaya, dikutip Kamis (24/9).
Dia mengakui MBG telah membuka ruang ekonomi baru bagi komunitas pesantren.
Sejumlah pesantren telah terlibat dalam penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sementara alumni dan pelaku usaha santri berpeluang masuk ke dalam jaringan pasok bahan pangan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menciptakan permintaan baru, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan menghidupkan kegiatan usaha di sekitar pesantren.
“Dampak positifnya banyak sekali. Komunitas pesantren yang mendirikan SPPG cukup banyak. Alumni juga bisa menjadi bagian dari jaringan pasok pengadaan barang. Sebagai penggerak ekonomi di masyarakat, manfaatnya luar biasa,” ujarnya.
Menurut dia, potensi itu dapat diperbesar karena Jawa Timur memiliki basis pertanian, peternakan, perikanan, serta jaringan pesantren yang kuat. Minat pengusaha santri untuk terlibat juga tinggi.
Di sejumlah daerah, termasuk Banyuwangi, pemasok dan calon investor disebut telah menjajaki kerja sama dengan pesantren untuk mendukung layanan MBG.
Kepastian permintaan dari dapur MBG juga dinilai dapat membantu produsen pangan merencanakan produksi dengan lebih baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022