
PROGRAM STRATEGIS : Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan tak kunjung beroperasi meski pembangunan gedung telah selesai sepenuhnya. (M Hafied/Radar Jogja)
JawaPos.com - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan seluruh manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang telah lolos seleksi akan mendapatkan titik operasional.
Namun, data terbaru menunjukkan jumlah manajer yang telah direkrut masih jauh lebih banyak dibandingkan jumlah Kopdes yang telah melalui proses verifikasi untuk kesiapan operasional.
Berdasarkan data Kemenkop per 28 September 2026, sebanyak 26.526 bangunan Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun 100 persen. Namun, jumlah titik yang telah masuk proses verifikasi baru mencapai 17.288.
Di sisi lain, jumlah manajer yang telah lolos berbagai tahapan seleksi dan mendapatkan surat penawaran dari Agrinas mencapai 28.261 orang.
Belum jelas apakah 'terverifikasi' itu artinya sudah beroperasi dan menghasilkan omzet. Kemenkop juga belum memberikan penjelasan, apakah 10.973 manajer itu tetap harus ke lokasi meski tidak ada bangunan atau ada bangunan tapi belum beroperasi. Termasuk gaji mereka.
Efektivitas penempatan tersebut dipertanyakan apabila unit usaha yang menjadi tempat mereka menjalankan fungsi manajerial belum siap beroperasi.
Apalagi, data Kemenkop menunjukkan pembangunan fisik masih berlangsung. Dari 38.767 lahan yang diajukan, sebanyak 36.279 telah terverifikasi. Dari jumlah tersebut, 671 titik belum memulai pembangunan fisik, sedangkan 9.082 titik masih dalam proses pembangunan. Sebanyak 2.488 lahan lainnya belum terverifikasi.
Kondisi itu membuat persoalan Kopdes tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga sinkronisasi antara kesiapan gerai dengan penempatan manajer.
Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi memastikan seluruh manajer yang telah dinyatakan lulus seleksi pada akhirnya akan mendapatkan titik operasional Kopdes Merah Putih.
“Kita pastikan semuanya akan ada. Kan ini dioperasikan di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad saat ditemui di Kantor Kemenkop, Jakarta, Senin (28/9). Rencananya, konferensi pers itu akan didatangi Menkop Ferry Juliantono dan Dirut Agrinas Pangan Joao Mota. Namun, mereka tidak datang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022