Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 21.45 WIB

Neraca Dagang Indonesia Agustus 2026 Cetak Surplus Tinggi USD 7,25 Miliar

ILUSTRASI. Aktivitas hulu migas Pertamina Group. (Istimewa) - Image

ILUSTRASI. Aktivitas hulu migas Pertamina Group. (Istimewa)

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2026 tercatat surplus sebesar USD 3,55 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus neraca perdagangan pada Agustus 2026 terjadi akibat surplus pada komoditas diluar minyak dan gas bumi (Non-migas).

“Pada kondisi Agustus tahun 2026 ini mengalami surplus sebesar USD 3,55 miliar,” ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/10).

Ateng mengatakan, dengan begitu maka neraca perdagangan kumulatif periode Januari-Agustus 2026 masih mengalami surplus sebesar USD 7,25 miliar.

Ia menjelaskan, surplus sepanjang periode Januari-Agustus 2026 ditopang oleh kinerja perdagangan komoditas nonmigas yang mencatat surplus USD 28,54 miliar, sementara perdagangan komoditas migas masih mengalami defisit sebesar USD 21,29 miliar.

“Ada pun untuk komoditas penyumbang surplus pada non-migas ini terutama dari lemak dan minyak hewani atau nabati ini di HS yang 15, kemudian dari bahan bakal mineral di HS 27, dan juga dari besi dan baja di HS 72,” ujarnya.

Lanjutnya, nilai ekspor kumulatif Januari–Agustus 2026 mencapai USD 193,64 miliar, naik 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh ekspor nonmigas yang tumbuh 5,48 persen menjadi USD 185,63 miliar.

Berdasarkan sektor, industri pengolahan mencatat nilai ekspor terbesar, dengan nilai mencapai USD 159,55 miliar atau naik 7,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Adapun tiga negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia adalah Tiongkok sebesar USD 47,44 miliar setara dengan 25,55 persen, Amerika Serikat sebesar USD 22,41 miliar setara dengan 12,07 persen, dan India sebesar USD 12,77 miliar setara dengan 6,88 persen.

Sementara itu, nilai impor kumulatif Januari–Agustus 2026 mencapai USD 186,39 miliar, naik 19,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore