Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 14.18 WIB

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp 17.960 per USD, Imbas Fluktuasi Stok BBM

Teller menghitung uang di tempat Penukaran uang Dolarasia di kawasan Melawai, Blok M, Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Teller menghitung uang di tempat Penukaran uang Dolarasia di kawasan Melawai, Blok M, Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bakal melemah pada perdagangan Selasa (6/10), setelah ditutup melemah sebesar 35 poin menjadi Rp 17.917 per dollar AS pada perdagangan Senin (5/10).

Kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional disinyalir menjadi pemicu utama pelemahan rupiah pada hari ini. 

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri.

"Untuk perdagangan (6/10) mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.910 - Rp 17.960,” ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima, Selasa (6/10).

Ibrahim mengatakan, kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional menjadi salah satu sentimen yang perlu diperhatikan di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat konflik di Timur Tengah.

"Sejak konflik Timur Tengah bergejolak, Indonesia telah kehilangan 25 persen sumber pasokan impor bahan bakar. Sehingga pemerintah harus mencari sumber minyak dari negara lain guna untuk menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman," ujarnya.

Seiring dengan kondisi tersebut, pemerintah kini melakukan hunting atau pencarian langsung ke negara-negara yang memiliki kelebihan stok BBM untuk menjaga ketahanan pasokan nasional.

Mekanisme pengadaan BBM yang sebelumnya dilakukan melalui lelang kini menghadapi kendala karena minimnya peserta.

Oleh karena itu, pemerintah bersama PT Pertamina mencari sumber pasokan alternatif secara langsung dari negara-negara yang masih memiliki kelebihan stok.

Strategi tersebut berpotensi membuat pemerintah memperoleh BBM dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan mekanisme pengadaan normal. 

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore