Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 05.53 WIB

Investasi Rp 1.010 Triliun di Semester I 2026 Berhasil Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

Ilustrasi aktivitas pertambangan nikel di kawasan Pulau Obi, Halmahera Selatan. (ANTARA/Abdul Fatah) - Image

Ilustrasi aktivitas pertambangan nikel di kawasan Pulau Obi, Halmahera Selatan. (ANTARA/Abdul Fatah)

JawaPos.com - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat sebanyak 1,4 juta tenaga kerja baru imbas investasi yang masuk Indonesia pada semester pertama 2026.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, menyampaikan bahwa total investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang periode tersebut mencapai Rp 1.010,6 triliun.

Ia menyebut investasi tersebut memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja. Nurul Ichwan menegaskan bahwa angka penyerapan tenaga kerja ini murni berasal dari sektor riil melalui investasi langsung, bukan rekrutmen pegawai dari sektor pemerintah. Pekerjaan tersebut diserap oleh proyek-proyek investasi dari investor dalam negeri maupun investor asing di Indonesia.

"Pencatatannya dilakukan secara transparan per proyek melalui laporan resmi yang disampaikan oleh perusahaan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berupa Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)," ujar Nurul Ichwan.

Ia menjelaskan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, penyerapan tenaga kerja dari investasi langsung menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dengan pertumbuhan rata-rata mencapai 22,4 persen.

Kehadiran investasi di Indonesia terbukti memiliki peran yang sangat krusial. Selain membawa modal serta alih teknologi dan pengetahuan, investasi yang terwujud dalam bentuk proyek dan kegiatan usaha secara nyata terus menciptakan kesempatan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

Komposisi Investasi Indonesia

Komposisi investasi di Indonesia mengalami perubahan dalam kurun waktu dua tahun terakhir atau sejak kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan investasi yang masuk ke Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen. 

Menariknya, kontribusi hilirisasi dalam porsi investasi yang masuk ke Indonesia juga mengalami kenaikan hingga mencapai 5 persen.

“Dalam 2 tahun terakhir ini yang tadinya kontribusi hilirisasi 25 persen sudah mencapai 30 persen dari total investasi yang masuk, dan lebih dari 75 persen terealisasinya di luar Jawa dari hilirisasi. Kita melihat hilirisasi ini akan terus meningkat ke depannya,” ujar Rosan dalam peresmian proyek industri hilirisasi baterai di Maluku Utara, Kamis (8/10).

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore