
Sejumlah koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) Watch menyegel Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6) siang (Dok Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu), memangkas anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp 38 triliun dari pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 268 triliun.
Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Sudarto, mengatakan anggaran BGN yang tercatat di dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2026 sebesar Rp 268 triliun. Namun, anggaran tersebut mengalami sejumlah penyesuaian seiring dengan berbagai efisiensi yang dilakukan oleh BGN.
“Kemudian terkait dengan efisiensi BGN, mungkin bisa kami sampaikan bahwa awal tahun DIPA pagu anggaran dari BGN itu adalah 268 triliun. Pagu efektifnya menjadi 229 triliun, artinya sudah sekitar, 38 triliun sudah terjadi efisiensi,” ujar Sudarto dalam Konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/10).
Ia mengatakan, pemerintah tetap mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan BGN. Menurutnya, fokus pemerintah bukan sekadar menghemat anggaran, melainkan memastikan program yang dijalankan BGN dapat mencapai target dan memberikan hasil sesuai harapan.
“Fokusnya tentunya tidak sekadar efisiensi tapi lebih ke arah bagaimana program pemerintah yang sangat baik tersebut bisa mencapai target dan outcome yang diharapkan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, mengatakan realisasi belanja untuk Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai dengan akhir September 2026 mencapai Rp 153,2 triliun.
Ia mengatakan, realisasi anggaran tersebut telah dinikmati oleh sebanyak 57 juta penerima dan untuk mengoperasikan sebanyak 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Khusus program makan bergizi gratis, 57 juta penerima akhir September, Rp153,2 triliun (realisasi),” ujar Suahasil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022