Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 02.13 WIB

Dinilai jadi Bancakan Elite dan Gerus Dana Pendidikan, Ahli dan Masyarakat Minta MBG Dihentikan 

Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Ilustrasi petugas SPPG di Jawa Timur sedang menyiapkan menu MBG. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Mayoritas ahli dan masyarakat menginginkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan karena dinilai tidak tepat sasaran, menjadi bancakan elite politik, hingga menggerus anggaran pendidikan.

Temuan tersebut tercantum dalam laporan terbaru Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bertajuk Rapor Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran yang disusun Center of Economic and Law Studies (CELIOS).

Dalam survei tersebut, sebanyak 87 persen responden ahli menginginkan program tersebut dihentikan, sementara hanya 13 persen lainnya yang ingin program tetap dilanjutkan.

"Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas responden menghendaki penghentian program MBG. Karena selain tidak tepat sasaran, program MBG justru menjadi bancakan elite politik dan menggerus anggaran pendidikan," kata Direktur Utama CELIOS, Bhima Yudhistira dalam laporannya, Senin (12/10).

Di sisi lain, sebanyak 76 persen mayoritas responden masyarakat setuju program MBG dihentikan, sedangkan 18 persen tidak setuju dan 6 persen menyatakan tidak tahu.

"Artinya sekitar 3 dari 4 responden menghendaki program ini dihentikan. Terdapat korelasi yang kuat antara ahli dan masyarakat umum dalam menilai program MBG," kata Bhima.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden, baik dari kalangan ahli maupun masyarakat umum, memandang bahwa program MBG tidak memberikan dampak positif kepada masyarakat, sehingga harus segera dihentikan.

Survei dalam laporan tersebut dilakukan pada 15 September hingga 9 Oktober 2026 dengan pendekatan yang dibedakan berdasarkan kelompok responden.

Untuk survei ahli menggunakan metode snowball sampling, yakni responden awal yang memenuhi kriteria keahlian diminta merekomendasikan ahli lain yang relevan dengan topik penelitian.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore