
Para pendukung milisi Houthi mengacungkan senjata saat berunjuk rasa di Sanaa, Yaman, pada 9 Oktober 2026. (AFP)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan total subsidi untuk liquefied petroleum gas atau LPG mencapai sekitar Rp 100 triliun. Lonjakan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) ini disebabkan gejolak geopolitik.
"Saat ICP-nya masih di 70 dolar AS per barel, itu subsidi kita mencapai Rp 87 triliun. Tetapi begitu ICP-nya rata-rata sekarang di angka 90 sampai 100 dolar AS per barel, subsidi kita di atas hampir Rp100 triliun,” ucap Bahlil dalam peresmian Kilang LPG Cilamaya di Karawang, Jawa Barat pada Kamis (15/10) dikutip dari Antara.
Bahlil yang juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa lonjakan tersebut terjadi akibat ketidakpastian geopolitik. Seperti perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran, perang antara Ukraina melawan Rusia, serta perang yang melebar ke Arab Saudi. Berbagai perang tersebut, kata Bahlil, melahirkan ketidakpastian energi.
"Hampir semua dunia sekarang berpikir tentang bagaimana bisa mengamankan sektor energi mereka dari dalam negeri mereka masing-masing. Ini tantangan kita," ucap Bahlil.
Oleh karena itu, pemerintah saat ini sedang menyiapkan alternatif dari LPG, yakni CNG (compressed natural gas) atau gas alam dikompresi. Ia menyampaikan CNG bukanlah sumber energi baru sebab sejumlah restoran dan hotel sudah memakai CNG.
"Dan harganya lebih murah 30 sampai 40 persen. Itu memakai gasnya yang jenis C1, C2. Itu melimpah di negara kita," ucap Bahlil. Dengan demikian, ia meyakini CNG dapat menjadi substitusi impor LPG. Adapun yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah adalah memastikan kelancaran uji coba tabung 3 kg untuk CNG.
"Ini sebagai strategi untuk bagaimana kita melahirkan substitusi impor, namun tabungnya yang 3 kg ini lagi diuji. Kalau tabung yang 12 kg itu sudah dipakai," kata Bahlil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022