Ilustrasi: Uji coba MBG prasmanan diminati, targetkan 1.000 hingga 5.000 dapur hingga 2026. (gpt)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan perluasan penerapan skema prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara bertahap, dari 66 titik uji coba menjadi 500, 1.000, hingga 1.500 titik. Perluasan tersebut akan dilakukan setelah evaluasi untuk memastikan kesiapan dapur dan sekolah dalam menjalankan sistem penyajian makanan tersebut.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, uji coba MBG prasmanan dilakukan di sejumlah wilayah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Sejumlah lokasi yang disebutnya antara lain Merauke, Aceh, dan Palembang.
Menurut dia, uji coba diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis, mulai dari jarak distribusi, kebutuhan tenaga kerja, hingga edukasi bagi pihak yang terlibat.
"Dari katakanlah ini 66 (titik SPPG), mungkin di tahap berikutnya setelah dua minggu kita evaluasi, kita bereskan, misalnya di 500, habis itu 1.000, 1.500, terus gitu sampai dengan sampai dengan batas sampai dengan ee libur akhir tahun tuh berapa," kata Sudaryono.
Dia menjelaskan, penambahan titik penerapan tidak akan dilakukan sekaligus. BGN akan mengevaluasi pelaksanaan pada setiap tahap sebelum memutuskan penambahan lokasi berikutnya.
Langkah tersebut diperlukan karena penerapan prasmanan membutuhkan kesiapan dari dua pihak, yakni dapur penyedia makanan dan sekolah penerima manfaat. Keduanya harus memahami mekanisme penyajian agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar.
"Tapi intinya adalah begini, prasmanan ini nggak se- enggak bisa, 'Oh prasmanan, silakan,' enggak bisa. Karena prasmanan ini ada dua implikasi: dapurnya harus dilatih dan sekolahnya harus dilatih," ujarnya.
Sudaryono menegaskan, penerapan MBG prasmanan tidak bisa dilakukan secara bebas. Sekolah yang ingin menggunakan skema tersebut harus mendaftar kepada BGN, mengikuti pelatihan, dan memastikan kesiapan pelaksanaan sebelum mulai menerapkannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022