
MENUAI SOROTAN: Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Langgenharjo, Margoyoso, Pati, yang berada di tengah tambak. (Andre Faidhil Falah /Radar Pati)
JawaPos.com - Sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus bergulir. Sejak pertama kali diungkap dalam Rapat Terbatas (Ratas) pada 3 Maret 2025, pembangunan koperasi dilakukan di berbagai daerah. Tidak sedikit diantaranya menuai polemik.
Utamanya beberapa gerai KDKMP atau Kopdes Merah Putih yang dinilai tidak umum oleh publik. Mulai gerai yang berada jauh dari permukiman warga, di atas bukit, hingga di antara tempat pemakaman umum.
Ragam sorotan atas pembangunan gerai Kopdes Merah Putih tersebut terangkum dalam beberapa pemberitaan di JawaPos.com maupun media grup Jawa Pos.
Tidak hanya itu, pembangunan gerai-gerai Kopdes Merah Putih tersebut turut menjadi sorotan publik karena bermunculan di media sosial (medsos) hingga akhirnya viral. Berdasar catatan, bukan satu atau dua kali pembangunan gerai Kopdes Merah Putih yang dinilai janggal oleh publik ramai di medsos.
Berdiri di Tengah-tengah Lokasi Tambak
Pada Juli 2026, bangunan Kopdes Merah Putih di Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, menuai sorotan publik. Sebab bangunan tersebut, tidak berada di keramaian, melainkan di tengah-tengah lokasi tambak. Menurut Kepala Desa Langgenharjo Rustamaji, penentuan lokasi pembangunan telah melalui mekanisme musyawarah desa (musdes).
Tidak hanya itu, lokasi tersebut sudah disetujui oleh masyarakat serta unsur Pemerintah Desa (Pemdes) Langgenharjo. Dikutip dari pemberitaan Radar Pati (Jawa Pos Group), seluruh proses penetapan lokasi dilakukan sesuai prosedur. Dia menyatakan, tidak pernah ada persoalan dalam pelaksanaan pembangunan Kopdes Merah Putih tersebut.
"Penempatan lokasi KDMP sudah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama masyarakat. Jadi, pada prinsipnya tidak ada masalah dalam penetapan lokasi tersebut," kata Rustamaji.
Menurut dia, lokasi pembangunan gerai KDMP tersebut semula direncanakan berada di area lapangan voli di desa tersebut. Namun dalam musyawarah bersama, warga mengusulkan agar lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga masyarakat. Atas dasar kesepakatan itu, lokasi pembangunan kemudian dipindahkan ke tempat yang digunakan saat ini. Yakni lahan tambak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
Madura United Bidik 3 Poin di Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Wajib Waspada
Tavares Janji Persebaya Tampil Trengginas Lawan Madura United Demi Dongkrak Klasemen
Prediksi Skor Lens vs Paris FC di Liga Prancis: Les Parisiens Kejar Puncak
Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid 26 Oktober 2026: El Clasico Sengit!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022