JawaPos Radar | Iklan Jitu

Keren! Tol Trans-Jawa Siap Dioperasikan Akhir 2018

Kemenhub Soroti Aspek Keselamatan

07 Desember 2018, 14:14:22 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Keren! Tol Trans-Jawa Siap Dioperasikan Akhir 2018
Ilustrasi jalan tol Trans-Jawa di ruas Pejagan-Pelamang (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Impian mewujudkan jalan bebas hambatan dari Merak hingga Surabaya segera terwujud. Pemerintah berharap jalan tol trans-Jawa mulai dari Merak di ujung barat hingga Surabaya di wilayah timur Pulau Jawa bisa tersambung akhir 2018.

Makin mudahnya akses mobilitas orang dan barang tak berarti melupakan aspek keselamatan pengguna jalan tol itu sendiri. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi saat mengunjungi tol trans-Jawa.

"Nanti beberapa regulasi terkait dua hal itu akan diperbaiki dan ditambah. Tapi aspek keselamatan adalah yang utama," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/12).

Keren! Tol Trans-Jawa Siap Dioperasikan Akhir 2018
Ilustrasi salah satu ruas jalan tol yang dioperasikan PT Jasa Marga Tbk (DOK.JAWAPOS.COM)

Ihwal hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, BPJT, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian RI untuk mendapat masukan mengenai keselamatan, kondisi teknis, fisik jalan tol, dan lain-lain.

“Jangka pendek kita menyuarakan kepada masyarakat luas bahwa kita tidak main-main, bahwa kita ingin (trans-Jawa, Red) bisa dilewati saat Natal nanti,” ungkapnya.

Senada, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada aspek keselamatan jalan dalam proyek tol trans-Jawa. Oleh karena itu, pihaknya akan mempersiapkan semua aspek keselamatan sebelum diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Kami fokus dengan masalah keselamatan. Kami akan pastikan itu sehingga pengguna jalan akan selamat dan merasa nyaman. Jadi, sekarang isunya adalah keselamatan. Jelang mudik Natal ini, masih ada waktu bagi kami untuk melengkapi semuanya, mulai dari penambahan rambu dan perangkat keselamatan lain-lainnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, perseroan juga ingin memastikan kondisi jalan tersebut dapat berfungsi dengan maksimal. Desi menjelaskan, sebelum suatu jalan tol dioperasikan, maka jalan tol tersebut harus melalui uji laik operasi.

Ia mencontohkan, Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 28 November 2018. Sebelum jalan tol itu diresmikan, PT Jasamarga Solo-Ngawi (JSN), kelompok usaha Jasa Marga yang mengelola Jalan Tol Solo-Ngawi, telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi. Sertifikat tersebut tertuang dalam Surat Dirjen Bina Marga No. JL02.01-Db/1.212 tertanggal 25 Oktober 2018.

Surat tersebut menyatakan, secara umum Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi laik operasi dan direkomendasikan untuk dioperasikan sebagai jalan tol.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up