JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ekspor Nonmigas 2018 Tak Capai Target, Ini Penyebabnya

10 Januari 2019, 15:02:39 WIB
Ekspor Nonmigas 2018 Tak Capai Target, Ini Penyebabnya
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui gagal mencapai target ekspor non migas yang telah ditetapkan. Namun, melampau target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yakni sebesar 7,5 persen dari target 5-7 persen.

Mengutip catatan dari Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor komoditas non migas Indonesia dalam kurun waktu Januari–November 2018 baru mencapai USD 150,15 miliar atau hanya meningkat 7,47 persen dari capaian dalam periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 139,08 miliar.

"Kita ekspor non migas sampai November memang belum mencapai target yang ditetapkan dalam rapat kerja. Tetapi sudah melampaui target RKP," ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (10/1).

Enggar mengungkapkan, penyebab ekspor non migas tak capai target Kementerian Perdagangan lantaran dampak dari kondisi global.

"Dasarnya, kemampuan kita. Tetapi ada varian lain yang tidak kami perhitungkan yaitu kondisi global yang terjadi. Pertumbuhan ekonomi dunia yang menurun, inilah yang berdampai ke ekspor kita," tambahnya.

Meski demikian, nilai ekspor non migas ke negara tujuan utama tetap menunjukkan tren yang positif. Sebut saja, ekspor non migas ke Tiongkok pada 2017-2018 tumbuh 18,5 persen, ke Amerika Serikat 3 persen dan Jepang tumbuh 14,6 persen.

"Negara non tradisional, Bangladesh meningkat 15,9 persen, Turki 10,4 persen, Myanmar 17,3 persen, Kanada 9 persen, Selandia Baru 16,8 persen, Polandia 23,3 persen, dan Nigeria 17,3 persen. Kalau kita hanya mengacu kepasar tradisional, maka bisa kita bayangkan apa yang terjadi di global. jadi ini menopang, dan kita terus membuka perdagangna dengan berbagai perjanjian yang sedang dan akan kita selesaikan," pungkas Enggar.

Editor           : Saugi Riyandi
Reporter      : Hana Adi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini